Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Hektare Lahan Padi di Sinjai Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 07:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Empat Hektare Lahan Padi di Sinjai Terancam Gagal Panen Akibat Banjir Doc: Antara Foto
Ket. Banjir melanda kawasan pertanian di Sinjai, mengancam empat hektare lahan padi yang berpotensi gagal panen.

Empat hektare areal padi sawah di Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai terancam gagal panen karena terendam banjir setinggi dua meter lebih selama dua hari terakhir.

"Banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat debit Sungai Lolisang meluap. Akibatnya sekitar 4 hektare lahan persawahan terendam bersama 37 rumah warga di tiga dusun Desa Pattongko, Kabupaten Sinjai," kata Kepala BPBD Sinjai, Budiaman saat dikonfirmasi dari Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan, Dusun Lamberasa menjadi wilayah pertanian yang paling parah terkena dampaknya.

Bencana banjir itu dibenarkan Sekretaris Desa Pattongko, Khairul Asidin.

Dia mengaku khawatir terhadap potensi gagal panen yang mengancam petani. Apalagi lahan pertanian yang paling terdampak itu di Dusun Lamberasa.

"Yang kami takutkan ketika ada banjir seperti ini, para petani berpotensi gagal panen,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah desa berharap dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam bentuk bantuan pertanian seperti pupuk, pestisida, dan bibit tanaman.

“Kami mengharapkan perhatian pemerintah atas kejadian ini. Saat ini petani membutuhkan pupuk, racun hama, dan bibit untuk menunjang aktivitas pertanian,” imbuhnya.

Kepala BPBD Sinjai, Budiaman, menyatakan bahwa banjir ini tergolong sebagai banjir bandang dengan ketinggian air mencapai lebih dari dua meter.

Menurut dia, pemerintah daerah melalui Bupati Hj Ratnawati Arief telah memerintahkan agar memberikan respon cepat atas kejadian ini.

Pemerintah setempat terus berkoordinasi untuk penanganan lanjutan serta pemulihan kondisi masyarakat dan sektor pertanian yang terdampak.

Selain itu, sebagai bentuk respon cepat, Pemerintah Kabupaten Sinjai telah menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat untuk warga terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.