Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Tulungagung Terapkan One Way untuk roda empat di Kawasan Kuliner Pinka

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 20:35 WIB | Oleh:
Dishub Tulungagung Terapkan One Way untuk roda empat di Kawasan Kuliner Pinka Doc: ANTARA/ Soleh
Ket. Petugas Dishub Tulungagung memasang rambu larangan melintas bagi kendaraan roda empat dari arah utara menuju selatan di pertigaan Jalan Kapten Pattimura gang III, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (15/6).

TULUNGAGUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Jawa Timur mulai menerapkan sistem satu arah (one way) untuk kendaraan roda empat atau lebih di Kawasan Kuliner Pinka, Minggu.

Kebijakan ini akan diuji coba selama sepekan dan dievaluasi pada Kamis (19/6).

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tulungagung Panji Putranto mengatakan kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan kuliner tersebut.

"Skema one way ini berlaku khusus kendaraan roda empat ke atas. Saat evaluasi nanti, kami akan pertimbangkan efektivitasnya bersama lintas instansi dan para pedagang kaki lima (PKL)," kata Panji.

Dishub telah memasang rambu larangan melintas bagi kendaraan dari arah utara ke selatan di pertigaan Jalan Kapten Pattimura gang III, Kelurahan Kutoanyar.

Beberapa unit water barrier juga dipasang di titik tersebut untuk mempertegas aturan satu arah.

"Dari titik itu, kendaraan roda empat diarahkan ke jalur alternatif di Kelurahan Kutoanyar, tidak boleh masuk ke Kawasan Kuliner Pinka dari arah utara," jelas Panji.

Panji menyebut Dishub juga akan memasang tambahan tiga rambu di titik rawan pelanggaran: Jalan Dr. Sutomo gang II (simpang empat Fauziah), Jalan Moch Yamin (simpang empat Apotek Budi Mulya), dan Jalan Mayjend Sungkono gang III.

"Intinya, roda empat hanya boleh melintas dari selatan ke utara, tidak sebaliknya," tegas Panji.

Dishub berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan kelancaran lalu lintas di kawasan kuliner favorit warga Tulungagung itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.