UGM dan Kementerian PU Luncurkan Teknologi Irigasi Baru, Bantu Naikkan Produktivitas Petani
Jumat, 13 Jun 2025, 06:05 WIBMAKASSAR â Upaya untuk meningkatkan hasil panen dan memperkuat ketahanan pangan nasional kini mendapat dukungan teknologi baru. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi meluncurkan sistem irigasi pintar berbasis web bernama SIPASI 2.0.
Sistem ini bekerja dengan memantau kondisi lapangan secara real-timeâmulai dari curah hujan, kelembaban tanah, hingga tinggi muka airâlalu memberikan rekomendasi otomatis soal kapan dan seberapa banyak air dibutuhkan oleh tanaman. âDengan sistem ini, air bisa digunakan lebih efisien dan panen meningkat,â ujar peneliti UGM, Andri Prima Nugroho, Kamis (12/6).
Uji coba di Sulawesi Selatan menunjukkan hasil positif. Di daerah irigasi Pamukkulu dan Tabo-Tabo, teknologi ini terbukti mampu menaikkan produktivitas pertanian serta memangkas pemborosan air. Pemerintah berharap sistem ini bisa diterapkan di berbagai wilayah pertanian lain di Indonesia.
Dekan FTP UGM, Prof. Eny Harmayani, menegaskan bahwa SIPASI 2.0 dikembangkan untuk menjawab tantangan nyata di lapangan. âPetani butuh teknologi yang sederhana tapi tepat guna. Sistem ini bisa jadi jawaban atas krisis air dan rendahnya hasil panen di banyak daerah,â ucapnya.
Masalah irigasi memang jadi persoalan besar. Dari total 9,1 juta hektare lahan pertanian yang bergantung pada irigasi, sekitar 65 persennya dikelola pemerintah daerahâdan lebih dari separuhnya rusak. Kondisi ini jelas memengaruhi ketahanan pangan nasional.
Direktur Bina Teknik Kementerian PU, Dr. Muhammad Rizal, menyebut modernisasi irigasi sebagai prioritas sejak lama, namun butuh percepatan. âLewat sistem ini, kita bisa memperbaiki pola distribusi air tanpa harus bangun jaringan baru. Efektif, murah, dan bisa langsung dirasakan petani,â tegasnya.
Peluncuran SIPASI 2.0 dilakukan pada 26 Mei 2025 di Makassar dan dihadiri para ahli serta penasihat nasional modernisasi irigasi. Pemerintah berharap sistem ini segera direplikasi secara luas agar bisa menopang target swasembada pangan yang berkelanjutan.
- irigasi
- Kementerian PU
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Tahan Gempa dan Angin Kencang! Ini Spesifikasi Canggih SPPG Kementerian PU di Babel
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.