Kisah pendaki Bukit Klotok dievakuasi BPBD Kota Kediri akibat cedera
Kamis, 12 Jun 2025, 15:45 WIBTim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri menyelamatkan seorang pendaki yang mengalami cedera saat mendaki Bukit Klotok, Senin (9/6/2025) malam.
Aksi penyelamatan dilakukan usai Novian Risky (17), asal Desa Karanganyar Wates itu menghubungi Lapor Mbak Wali 112.
Peristiwa bermula ketika lima orang pendaki berangkat menuju Puncak Watu Bengkah sekitar pukul 12.00 WIB, siang kemarin.
Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, salah satu dari mereka mengalami cedera kaki akibat terkilir. Si pendaki kemudian tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Melihat kondisi semakin gelap, teman-teman Novian Risky turun terlebih dahulu untuk mencari bantuan. Sementara itu, si pendaki mencoba mencari pertolongan menggunakan ponselnya.Â
"Temannya turun minta tolong. Nah, yang bersangkutan akhirnya buka Google, terus ada informasi 112, akhirnya dia telepon 112," tutur Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, Selasa (10/6).
Setelah menerima laporan tersebut, BPBD Kota Kediri segera menindaklanjutinya. Unit Reaksi Cepat (URC) dikerahkan menuju lokasi dan bersiap melakukan pencarian.
Pada pukul 18.22 WIB, tim gabungan dari BPBD Kota Kediri, Wana Rescue Indonesia, dan Blasteran Adventure mulai menyusuri area Bukit Klotok, fokus pada titik koordinat terakhir yang diketahui.
Sekitar pukul 19.00 WIB, si pendaki berhasil ditemukan.
Saat itu, dia ditemukan dalam kondisi kesakitan dan tidak bisa berjalan sendiri. "Akhirnya dipapah tim BPBD," ungkap Joko. Setelah melewati jalur yang licin dan terjal dengan kondisi pencahayaan minim sekitar pukul 20.23 WIB, si pendaki akhirnya berhasil dievakuasi ke titik aman dan dipertemukan kembali dengan keluarganya.
Kerabat pendaki mengaku bersyukur dengan diselamatkannya Novian Risky. Dia mengapresiasi program Lapor Mbak Wali 112 dan kesigapan tim dalam sinergi ini.
âTerimaksih kepada semua pihak, tim penyelamat. Dari program 112 ini, keponakan saya bisa diselamatkan. Terimakasih bu Wali Kota (Vinanda Prameswati),â ujar kerabat pendaki.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa
-
Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 Sasar Pasar Global Lewat Inovasi Wisata Edukasi
-
Kolaborasi Bapas Jaktim dan Dompet Dhuafa: Bekali Klien Pemasyarakatan Jadi Barista Andal
-
Maliya dan Irfan Ditemukan Meninggal di Bawah Tebing Punggung Naga Gunung Piramid
-
Buntut Evakuasi 8 Pendaki Wanita, TNGGP Wajibkan Pendaki Mendaftar Resmi secara Daring, Bukan via Basecamp
-
Evakuasi Pendaki Hilang di Lembah Tengkorak Sukses
-
Apel kesiapsiagaan antisipasi kebakaran TPA Jatibarang
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.