Desa Berdaya NTB jadi rumah besar kolaborasi lintas sektor

Kamis, 12 Jun 2025, 15:55 WIB

Mataram -- Program Desa Berdaya Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi rumah besar bagi kolaborasi lintas sektor dan semua pihak untuk membantu desa menyelesaikan berbagai persoalan dan memenuhi kebutuhan masyarakat desa.

"Kita tahu jangkauan pemerintah provinsi ke desa cukup jauh dan panjang. Nusa Tenggara Barat memiliki 1.021 desa yang tersebar di delapan kabupaten," kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, serta Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMPD Dukcapil) NTB Teguh Gatot Yuwono di Mataram, Kamis.

Ket. Foto: Sejumlah petani memanen daun tembakau di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/9). — Sumber: ANTARA/Sugiharto Purnama

Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi kepulauan dengan wilayah daratan seluas 1,96 juta hektare dan wilayah lautan mencapai 2,79 juta hektare yang terdiri atas Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa beserta 401 pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Teguh menuturkan program Desa Berdaya mendorong pemerintahan desa untuk melakukan pembangunan dengan mengacu pada potensi alam dan potensi sumber daya lokal, serta kearifan lokal yang ada di masing-masing desa.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, pemerintah NTB memiliki 20 agenda kerja prioritas untuk mewujudkan program Desa Berdaya tersebut, di antaranya desa tanpa kemiskinan, desa mandiri pangan, dan desa wisata maju.

"Saat ini pemerintah desa masih kurang melakukan pemetaan terhadap sumber daya alam yang ada, sehingga penting bagi pemerintah provinsi dengan program Desa Berdaya untuk membantu desa dalam rangka pemetaan, pengembangan, sampai produksi dan pemasaran," ujar Teguh.

Program Desa Berdaya merupakan skema penguatan fondasi pembangunan desa melalui dukungan bantuan keuangan dan pendampingan program berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi NTB. Kegiatan pembangunan wilayah berbasis desa diproyeksikan bisa mempercepat pengentasan kemiskinan.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dam Evaluasi Pembangunan Daerah (P2EPD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB Firmansyah mengatakan ada tiga prioritas utama program Desa Berdaya di Nusa Tenggara Barat, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan melalui pembangunan ekosistem industri pertanian dan subsektornya, serta menjadikan NTB destinasi berkelas dunia.

"Industrialisasi pertanian dan destinasi wisata berkelas dunia adalah penopang untuk memastikan tingkat kemiskinan berkurang. Targetnya kemiskinan ekstrem menuju nol," kata Firmansyah.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa fokus program Desa Berdaya untuk menguatkan fondasi pembangunan di tingkat desa.

Pemerintah Provinsi NTB hadir dalam dua konteks membangun desa, yaitu membantu desa menyelesaikan berbagai permasalahan (sampah, air, tengkes, hingga kemiskinan), dan membantu desa untuk memperkuat kapasitas dan keunggulan.

"Desa Berdaya sebagai bagian dari forum lintas sektor, karena itu kami berharap kolaborasi menjadi kata kuncinya," kata Firmansyah.

  • Desa Berdaya NTB

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.