Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Swasta Gratis Harus Bermutu

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Sekolah Swasta Gratis Harus Bermutu Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/6).

JAKARTA – Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Nahdiana membuat persyarakat bagi sekolah swasta yang akan dipilih sebagai sekolah gratis. “Syaratnya mereka harus mampu menjaga mutu. Jangan sampai sudah gratis, tapi tidak berkualitas,” tandas Nahdiana, di Jakarta, Selasa (10/6).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menetapkan sejumlah syarat bagi sekolah swasta yang akan menggratiskan sumbangan biaya pendidikan (SPP) bagi siswanya untuk memastikan mutu lulusan nantinya.

“Ketika menggratiskan sekolah swasta, harus ada jaminan terhadap mutu. Jangan sampai sudah gratis tapi mutunya tidak bisa kita ukur, tidak setara dengan yang kita harapkan,” ujarnya.

Nahdiana yang diundang dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pendidikan bersama pimpinan dan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Komisi E DPRD Provinsi Jakarta, menyatakan, persyaratan tersebut masih dibahas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kami sedang membahas bersama OPD lain untuk menentukan kualifikasi persyaratan sekolah swasta yang akan ikut program sekolah gratis,” ucapnya. Sebelumnya, Pemprov Jakarta mengemukakan sudah ada 40 sekolah swasta yang akan memberikan SPP gratis. Namun, Nahdiana tak merinci sekolah swasta tersebut.

Lebih lanjut terkait sekolah swasta gratis, Pemprov pun telah menyiapkan proyek percontohan. Ini sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sebelumnya, MK memutuskan pemerintah pusat dan daerah, harus menggratiskan biaya pendidikan dasar yang diselenggarakan dalam satuan pendidikan SD, SMP, dan madrasah atau sederajat baik sekolah negeri maupun swasta.

“Kami juga koordinasi dengan beberapa daerah untuk menyikapi putusan MK. Mudah-mudahan Jakarta menjadi tempat belajar yang baik,” ujar Nahdiana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.