Fasilitas RTH Selagalas: Lintasan Sepatu Roda dan Area UMKM Unggulan di Mataram

Selasa, 10 Jun 2025, 15:35 WIB

MATARAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat, tengah bersiap melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH) Selagalas di Kecamatan Sandubaya. Upaya ini bertujuan untuk mengubah RTH tersebut menjadi ruang publik yang lebih representatif, sekaligus menjadi penyeimbang keramaian RTH lain seperti Udayana dan Pagutan yang kian padat. Revitalisasi ini memunculkan pertanyaan menarik: keunikan apa saja yang akan ditawarkan RTH Selagalas ini?

Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, menjelaskan bahwa konsep RTH Selagalas akan serupa dengan RTH yang sudah ada, yakni sebagai ruang rekreasi, edukasi, olahraga, dan area bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). "Tahun ini, RTH Selagalas akan kami revitalisasi agar bisa lebih tertata dan representatif," kata Mohan di Mataram, Selasa (10/6/2025). Ia berharap, penataan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah timur, sehingga tidak hanya terpusat pada satu lokasi.

Ket. Foto: Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana. — Sumber: ANTARA

RTH Udayana saat ini memang kerap penuh, baik pagi maupun sore, menunjukkan kebutuhan mendesak akan ruang publik alternatif. RTH Pagutan di wilayah selatan pun telah menjadi pilihan populer bagi warga kota maupun luar kota. Oleh karena itu, RTH Selagalas di bagian timur dinilai sangat strategis untuk dikembangkan. Dalam rancangannya, RTH Selagalas akan dilengkapi dengan jogging track, taman bermain anak, lintasan permainan sepatu roda, dan penataan lapak pedagang kaki lima (PKL). Anggaran untuk revitalisasi ini telah disiapkan melalui APBD Perubahan 2025.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, H Nizar Denny Cahyadi, menambahkan bahwa pembangunan lintasan sepatu roda secara khusus mengakomodasi para pemain dari kalangan anak-anak agar memiliki tempat bermain dan latihan yang representatif. Penataan lapak PKL juga menjadi fokus, meskipun Denny mengakui tantangan dalam menjaga kerapiannya. Ia berharap penambahan petugas pengawasan dan kebersihan dapat menjaga fasilitas yang sudah dibangun.

Pengamat tata kota dari Universitas Mataram, Dr. Budiarto Santoso, menyoroti beberapa potensi keunikan RTH Selagalas. "Dibandingkan RTH lain yang mungkin lebih umum, fokus pada lintasan sepatu roda yang representatif bisa menjadi daya tarik utama Selagalas. Ini menunjukkan Pemkot Mataram memiliki visi mengakomodasi aktivitas olahraga spesifik yang digemari anak muda dan keluarga," ujar Dr. Budiarto kepada Koran Jakarta. Ia menambahkan, jika dikelola dengan baik, lintasan ini bisa menjadi pusat komunitas sepatu roda di Mataram.

Sementara itu, Ketua Komunitas Pegiat Ruang Publik Mataram, Ibu Kartika Dewi, pun menyambut baik rencana ini,tetapi memberikan catatan. "Keunikan RTH Selagalas juga akan sangat ditentukan oleh kualitas desain taman bermain anak dan bagaimana lapak UMKM ditata secara estetik dan fungsional, tidak hanya sekadar formalitas. Penting juga untuk mempertimbangkan unsur-unsur tematik atau seni yang bisa membedakannya dari RTH lain, misalnya melalui instalasi seni publik atau area edukasi lingkungan yang interaktif," kata Kartika. Ia berharap penambahan petugas pengawasan dapat benar-benar memastikan kebersihan dan keamanan RTH Selagalas, sehingga keunikan yang ditawarkan dapat dinikmati secara maksimal oleh masyarakat.

Dengan berbagai fitur yang direncanakan, RTH Selagalas berpotensi menjadi ikon baru di Mataram Timur, menawarkan ruang publik yang beragam dan unik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Yuniar Dwi Setiawati

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.