Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengawal dan Menyelamakan Lahan Sawah dari Praktik Alih Fungsi Lahan

📅 Senin, 09 Jun 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Mengawal dan Menyelamakan Lahan Sawah dari Praktik Alih Fungsi Lahan Doc: Antara
Ket. Bupati Pasaman Barat Yulianto (tengah).

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat sertakan masyarakat mengawal dan menyelamatkan lahan sawah  dari praktik alih fungsi lahan  sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di daerah itu.

"Program pemerintah pusat sudah jelas dalam hal upaya swasembada pangan. Kita di daerah harus sejalan dalam menjaga stabilisasi pangan," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Senin.

Menurutnya selain meningkatkan produksi dan luas tanam sawah juga memberlakukan Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai upaya melindungi sawah agar tidak dialihfungsikan menjadi tanaman lain.
 
"Upaya itu dilakukan agar kita tetap bisa menjaga ketahanan pangan di daerah ini. Jika dibiarkan maka lahan sawah akan terus berkurang," kata Yulianto.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hiltikultura Pasaman Barat Doddy San Ismail mengatakan luas LP2B seluas 7.804 hektare dari yang diusulkan seluas 9.390 hektare.
 
Pihaknya berharap lahan pertanian yang masuk dalam LP2B itu nantinya bisa lestari, optimal dan bisa dilindungi.

"Lahan pertanian yang masuk dalam LP2B tidak boleh dialihfungsikan, lahan itu tersebar di sejumlah kecamatan yang ada," ujarnya.
 
Pihaknya menargetkan penambahan luas tanam padi pada 2025 ini mencapai 20.321 hektare.

"Jika dibandingkan Tahun 2024 luas tanam hanya 18.098 hektare atau naik 2.222 hektare, katanya.

Pihaknya optimis mencapai target luas tanam itu karena tiga bulan terakhir atau Januari-Maret luas tanam padi telah mencapai 1.878 hektare. Sedangkan untuk April-Mei petugas masih melakukan perekapan di lapangan.

Untuk menambah target luas tanam itu pihaknya juga mendorong petani untuk membuka lahan baru sehingga ketersediaan padi dapat mencukupi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.