Skin Barrier Perlu Dukungan Skin Microbiome yang Seimbang untuk Lindungi Kulit dari Kerusakan
Minggu, 08 Jun 2025, 13:57 WIBJAKARTA â Skin Barrier atau penghalang kulit adalah lapisan pelindung di permukaan kulit yang berfungsi untuk menahan kelembapan di dalam kulit, dan melindungi kulit dari iritasi, bakteri, polusi, dan bahan kimia.
Secara ilmiah skin barrier disebut juga sebagai stratum corneum, yaitu lapisan paling luar dari kulit.Terdiri dari sel-sel kulit mati dan lipid (lemak alami) yang bertugas menjaga kulit tetap sehat, terhidrasi, dan tidak rusak.
Jika skin barrier rusak, akibatnya bisa membuat kulit jadi kering atau mengelupas. Timbul kemerahan, jerawat, iritasi, atau sensasi perih. Kulit jadi lebih sensitif terhadap produk skincare atau lingkungan.
Esa Mahira Arman, Senior Brand Manager Pondâs mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, skin barrier menjadi salah satu topik hangat di dunia kecantikan. Hal ini karena perannya sangat penting sebagai pelindung utama kulit, yaitu untuk menjaga kelembapan, mencegah iritasi, dan melindungi kulit dari kerusakan akibat polusi, radikal bebas, ataupun infeksi.
âTak heran, para beauty enthusiasts kini kian aktif mencari informasi dan solusi untuk memperbaiki skin barrier mereka, terlihat dari data Google Trends yang menunjukkan bahwa pencarian untuk kata kunci âskin barrierâ terus meningkat hingga 500 % antara tahun 2020 dan 2024,â ujar dia melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu (7/6).
Di balik fenomena ini, kata Esa masih banyak yang belum memahami bahwa menjaga skin barrier saja tidak cukup. Studi global yang diinisiasi National Institutes of Health Amerika Serikat menunjukkan bahwa fungsi skin barrier faktanya sangat dipengaruhi oleh keseimbangan skin microbiome, yaitu kumpulan mikroorganisme yang secara alami hidup di permukaan kulit 2,â lanjut Esa.
Dermatolog dr. Anesia Tania, Sp, D.V.E, FINSDV, memaparkan, ibarat sebuah kastil, skin barrier adalah benteng yang melindungi kulit kita dari gangguan. Sementara itu skin microbiome adalah prajurit yang melindungi benteng tersebut supaya tetap kuat.
âEkosistem skin microbiome yang terganggu akan berdampak langsung terasa pada menurunnya fungsi skin barrier, dimana kulit jadi lebih sensitif, mudah terpapar aggressor lingkungan, serta rentan mengalami kondisi seperti kulit kering, kusam, jerawat, eksim, hingga iritasi,â terangnya.
Sebaliknya, skin microbiome yang seimbang dapat memperkuat skin barrier sehingga mempercepat regenerasi kulit, menghasilkan asam laktat atau lactic acid yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan ekosistem kulit, hingga membantu menjaga keseimbangan pH kulit.
âUntuk itu, menjaga keseimbangan skin microbiome menjadi kunci penting dalam merawat kesehatan kulit secara menyeluruh. Salah satunya menggunakan produk skincare dengan kandungan prebiotik yang berfungsi sebagai âmakananâ bagi mikroba baik sekaligus pengontrol pertumbuhan mikroba jahatâ jelas Anes.
Produk Pelindung
Pondâs menghadirkan solusi perawatan kulit wajah yang berfokus pada keseimbangan skin microbiome sebagai pelindung skin barrier melalui rangkaian inovasi Pondâs Ultra Light Biome Gel. Sebagai produk Biome Gel pertama di Indonesia, inovasi ini diperkenalkan lebih luas dalam event âPondâs Biome Labâ pada tanggal 6 â 8 Juni 2025 di Mall Kota Kasablanka.
Event yang digelar bertepatan dengan ajang BeautyFest Asia ini menghadirkan teknologi revolusioner PondâS Microbiome Analyzer dan konsultasi gratis oleh dermatolog dari Alodokter untuk 6.000 beauty enthusiasts.
R&D Beauty & Wellbeing Consumer Technical Insight & Claim Lead, Unilever Indonesia Dr. Telisiah Utami Putri, menuturkan, sejak 2007, Pondâs Skin Institute menjadi pionir yang mengawali studi mendalam tentang skin microbiome. Lembaga ini bekerja sama dengan puluhan lembaga penelitian dan universitas ternama dunia yang berkolaborasi dalam mengembangkan ragam inovasi berbasis sains dan teknologi.
âBerbekal pengalaman ekstensif tersebut, kini Pondâs menghadirkan rangkaian produk Biome Gel pertama di Indonesia yang memberikan pertahanan pertama terhadap agresor pada lapisan kulit paling luar melalui inovasi Pondâs Ultra Light Biome Gel. Lini produk ini memiliki kandungan utama berupa jutaan prebiotik, produk ini diformulasikan untuk menyeimbangkan skin microbiome dengan menjaga pH alami kulit selama 72 jam nonstop,â ucapnya.
Inovasi tersebut tersedia dalam dua rangkaian produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit, yaitu Pondâs Hydra Miracle Ultra Light Biome Gel dengan Cera-Hyamino berupa perpaduan Pro-Ceramide, Hyaluron, dan Asam Amino, untuk menghidrasi kulit dan menguatkan fungsi skin barrier.
Formula yang sudah dermatologically tested ini terbukti meningkatkan hidrasi kulit hingga 100 %. Selain itu, ada pula Pondâs Bright Miracle Ultra Light Biome Gel dengan Niasorcinol. Varian ini merupakan perpaduan Niacinamide & E-Resorcinol, untuk 50x kekuatan mencerahkan kulit.
âMasing-masingnya tersedia dalam bentuk Moisturizer Gel dengan tekstur ringan yang mudah diserap kulit, dan Gentle Cleanser yang 30X lebih lembut mengangkat kotoran tanpa membuat kulit kering, meningkatkan kelembapan kulit, dan memiliki pH netral,â ungkap Telisiah.
- Pond's
- skin microbiome
- skin barrier
- perlindungan kulit
- Pond’s Ultra Light Biome Gel
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Masyarakat Akui Terbantu Sejumlah Program Mudik Gratis
-
Pemkab Lombok Timur Verifikasi UMKM Dapat Bantuan Hibah
-
Libur Lebaran, Layanan Bus TransPalu Gratis untuk Masyarakat
-
Akibat Curah Hujan Tinggi, 60 Hektare Sawah di Tangerang Terancam Puso
-
Perang Iran Hari ke-35 : Apa Saja yang Terjadi?
-
Komentar Kevin Diks Soal John Herdman: Perbandingan dengan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
-
Pemkab Magetan Tancap Gas! Sirkuit Suryo Dikebut Masuk Tahap II
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.