Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, warga Mataram demam lari skena

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 20:45 WIB | Oleh:
Keren, warga Mataram demam lari skena Doc: ANTARA/HO-Kominfo Mataram
Ket. Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal dan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (angkat bendera) melepas ratusan peserta Lombok Lari Skena Vol. 2 di Mataram, Minggu (8/5).

Mataram, 08/6 (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengajak warga kota itu untuk menerapkan hidup sehat serta gaya hidup aktif melalui lari skena atau komunitas.

"Lari skena sebagai bagian kampanye hidup sehat, lari skena juga menjadi ruang ekspresi kreatif yang merekatkan kebersamaan lintas generasi," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Minggu.

Hal tersebut disampaikannya menyikapi kegiatan gelaran Lombok Lari Skena Vol. 2 yang diikuti sekitar 300 peserta dan dilepas langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal dan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di depan Taman Sangkareang, Mataram.

Dikatakan, semangat hidup sehat dan gaya hidup aktif menggema dari jantung Kota Mataram melalui gelaran Lombok Lari Skena Vol. 2, yang menampilkan kolaborasi energik antara pemerintah daerah dan komunitas muda dalam mendorong kebiasaan positif melalui olahraga lari.

Kehadiran para pimpinan kepala daerah dalam kegiatan itu, menjadi simbol nyata komitmen untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup urban.

Kegiatan itu, mengusung konsep santai, inklusif, dan dekat dengan budaya populer, kegiatan ini ditujukan untuk menjangkau kalangan muda yang selama ini belum terbiasa dengan aktivitas fisik.

Peserta tidak dituntut menjadi pelari profesional, melainkan cukup hadir dengan semangat untuk bergerak, berkeringat, dan terlibat dalam ruang sosial yang sehat dan menyenangkan.

Wali kota mengatakan, rute lari yang dirancang mengelilingi pusat kota berawal dari Taman Sangkareang, melintasi Jalan Pejanggik, kemudian ke Jalan Maktal, berlanjut ke Jalan Catur Warga, menyusuri Jalan Melati, dan kembali lagi ke titik start memberikan pengalaman berlari yang ramah bagi pemula namun tetap menarik bagi peserta yang lebih berpengalaman.

"Kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang promosi potensi wisata dalam kota di Mataram," katanya.

Di sisi lain, wali kota mengatakan antusiasme tinggi dan suasana penuh keceriaan menjadikan Lombok Lari Skena Vol. 2 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sebuah gerakan sosial yang menggugah kesadaran akan pentingnya menjaga tubuh, pikiran, dan komunitas tetap sehat.

"Kami berharap, kegiatan ini terus berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh masyarakat, khususnya kalangan muda di Mataram dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.