Menbud Fadli Zon Dukung Penghentian Penambangan di Raja Ampat
Sabtu, 07 Jun 2025, 16:02 WIBJAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendukung usulan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia untuk menghentikan sementara aktivitas pertambangan di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Menteri tersebut menegaskan keindahan bawah laut Raja Ampat dan ekosistem pesisir di Kepulauan Raja Ampat tidak boleh dirusak oleh aktivitas pertambangan.
"Saya setuju. Jangan sampai aktivitas pertambangan merusaknya," katanya, Jumat, menjawab pertanyaan wartawan terkait desakan masyarakat untuk melindungi Raja Ampat dari ancaman penambangan nikel (#SaveRajaAmpat).
Menteri tersebut mengatakan upaya menjaga kelestarian lingkungan alam Raja Ampat merupakan tanggung jawab bersama.
Ia berharap pembahasan investasi dan kegiatan pertambangan ke depannya tidak merusak ekosistem, serta situs sejarah atau budaya yang kerap kali berkaitan erat dengan ekosistem alam.
Di tengah maraknya isu pertambangan saat ini, Fadli mengatakan pihaknya juga tengah mengkaji situs sejarah dan cagar budaya, termasuk gua-gua purba yang saat ini terancam kelestariannya oleh aktivitas pertambangan.
"Kami memantau beberapa lokasi di Sulawesi dan Kalimantan yang aktivitas penambangannya mengancam keberadaan gua-gua purba yang dihiasi lukisan-lukisan kuno berusia puluhan ribu tahun," ujarnya.
Ia mencontohkan Gua Sangkurilang yang berada di ekosistem karst Sangkurilang-Mangkalihat, Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang saat ini diyakini terancam oleh aktivitas penambangan semen.
Lukisan-lukisan tangan di dinding Gua Sangkurilang merupakan bukti adanya peradaban kuno yang pernah mendiami kawasan karst di Kutai Timur, Kalimantan Timur, puluhan ribu tahun lalu.
Para ahli memperkirakan lukisan-lukisan tangan di Gua Sangkurilang berusia antara 10 ribu hingga 40 ribu tahun, menjadikannya salah satu seni cadas tertua di dunia. Bahkan, seni kuno di Sangkurilang diyakini sudah ada sebelum adanya lukisan-lukisan kuno serupa di Gua El Castillo, Spanyol.
- Tambang Raja Ampat
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.