Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo sumbang sapi kurban untuk pesantren di Palembang

📅 Kamis, 05 Jun 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo sumbang sapi kurban untuk pesantren di Palembang Doc: ANTARA/HO-DKPP Sumsel
Ket. Sapi kurban jenis Friesian Holstein (FH) Presiden Prabowo dengan bobot 859 kilogram yang diberi nama 'Si Belang' diberi ke pesantren milik Habib Mahdi.

Palembang -- Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan Presiden RI Prabowo Subianto menyumbang satu ekor sapi kurban untuk pondok pesantren milik Habib Mahdi yang berada di Palembang.

Kepala DKPP Sumsel Ruzuan Effendi di Palembang, Kamis, mengatakan Presiden Prabowo menyumbangkan satu sapi kurban jenis Friesian Holstein (FH) dengan bobot 859 kilogram yang diberi nama 'Si Belang' untuk diberi ke pesantren milik Habib Mahdi.

"Ini langsung dari istana menunjuknya dan tidak Provinsi yang mendapat tambahan. Sapi ini diberikan kepada pondok pesantren Habib Mahdi," katanya.

Ia menjelaskan sapi tersebut dibeli langsung dari peternakan yang berada di kawasan Sako Baru Palembang. 'Si Belang' akan dipotong pada, Ahad, 8 Juni 2025 atau H+3 Lebaran Idul Adha 1446 Hijriah.

"Sapinya akan dipotong pada hari Ahad atau H+3 Lebaran Idul Adha dan lokasinya di Jalan Prajurit Kemas Ali, No.2758, RT.26, Kelurahan 26 Ilir, Sekojo Palembang," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris DKPP Sumsel, Rahmat M. Harahap mengatakan pada tahun 2025 Presiden RI akan memberikan 18 ekor sapi dan disebar ke 17 Kabupaten/Kota di Sumsel.

Salah satu sapinya yaitu, 'Blembo' sapi jenis simental milik Umar Alaydrus dengan bobot 1.010 kilogram atau 1,01 ton sebagai hewan kurban untuk masyarakat di Kota Palembang, Sumatera Selatan, dan akan dipotong di Masjid Dharma Wanita Baiturrahman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.