Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Makassar Perkuat Kemandirian Ekonomi Lewat Program Pertanian Kota

📅 Kamis, 05 Jun 2025, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Makassar Perkuat Kemandirian Ekonomi Lewat Program Pertanian Kota Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Kota Makassar mendorong kemandirian ekonomi warga melalui program pertanian kota berbasis lahan pekarangan dan teknologi urban farming.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan komitmen untuk mendorong ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program "urban farming" atau pertanian kota.

"Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan peternakan di lahan terbatas, terutama di kawasan perkotaan, seperti Kota Makassar," ujar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada panen raya cabai rawit di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Biringkanaya Makassar, Sulsel, Rabu (4/6).

Saat ini, Pemkot Makassar sedang menyusun program untuk pertanian lahan sempit di dalam perkotaan yang dikenal dengan "urban farming".

Menurut Appi, sapaan Munafri, program ini merupakan inisiasi Dinas Pertanian dan mendapat dukungan serta melibatkan musisi dan penggiat urban farming Fadly Padi untuk pengembangan urban farming di Kota Makassar.

Pengembangan urban farming akan diintegrasikan dengan energi terbarukan. Penelitian transformatif ini dijalankan dalam kerangka sistemik.

"Selain sebagai musisi, juga sangat hobi bertani di lahan sempit. Bahkan di kediamannya di Jakarta, mereka menerapkan peternakan vertikal dan setiap minggu membagikan telur kepada tetangga" kata Munafri.

Ia menambahkan program ini diharapkan bisa menumbuhkan kemandirian ekonomi di tengah komunitas-komunitas perkotaan.

"Kita harapkan ini bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih baik," harapnya.

Ia merencanakan pengembangan proyek percontohan di tiga lokasi sebagai tahap awal.

Selain itu, program ini juga akan diterapkan di berbagai instansi pemerintah, sekolah dan kantor-kantor.

"Kita akan coba budidayakan tanaman, termasuk juga peternakan dan perikanan di ruang-ruang sempit. Ini harus kita maksimalkan dengan baik," ujarnya.

Munafri menargetkan peluncuran resmi program ini dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan setelah tahap perencanaan selesai.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Darul Aman Gombara atas dukungannya terhadap program ini.

"Selain sebagai tempat menimba ilmu, para santri juga diajarkan kegiatan wirausaha. Ini menjadi bekal penting bagi mereka saat kembali ke masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Luar Negeri
Menlu RI Ungkap Reformasi P...

Jangan Pernah Tinggalkan Anak Sendirian

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Jangan Pernah Tinggalkan An...

Cara Unik Banten Mengembangkan Sikap Nasionalisme

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cara Unik Banten Mengembang...
Nasional
Puluhan Jam di Meja Operasi...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.