Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Semua Program 100 Hari Kerja Bupati Bekasi Terealisasi

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Semua Program 100 Hari Kerja Bupati Bekasi Terealisasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang beserta anak dan istri saat diarak menaiki kereta kencana pada momentum tasyakuran pelantikan di kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Kamis (20/2).

BEKASI – Seperti banyak kepala daerah, mengancangkan program kerja 100 hari. Demikian juga dengan pasangan dari Bekasi, Bupati/Wakil Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja. Sayang, tidak seluruh program tercapai.

Pemkab Bekasi belum mampu merealisasikan pemberian insentif kepada para guru agama akibat terkendala anggaran. Padahal pemberian insentif tersebut merupakan salah satu janji politik Bupati Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati Asep Surya Atmaja dalam program 100 hari kerja.

“Kami menjanjikan bantuan bagi 10 guru mengaji kampung di setiap desa maupun kelurahan, tapi belum terwujud,” tutur Ade Kuswara, Selasa.

Dia berjanji untuk membahasnya. Ini menjadi pelajaran dan motivasi ke depan. Ade-Asep telah melewati 100 kerja pascadilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi tanggal 20 Februari. Sesaat setelah dilantik,

Program ini berbeda dengan insentif bagi tokoh agama lain yang dijanjikan Ade-Asep seperti tunjangan untuk imam masjid yang berkemampuan tilawah sebesar 2,5 juta per bulan. Lalu tunjangan untuk marbot 500.000 per bulan. Tidak diketahui, apakah ada program insentif serupa untuk agama-agama lain, agar berkeadilan.

Janji politik ini sebenarnya menjadi salah satu kunci kemenangan Ade-Asep di pemilihan kepala daerah tahun 2024 lalu. Hanya, janji tersebut gagal terealisasi dalam program 100 hari kerja. Di luar insentif guru mengaji, janji politik Ade-Asep pada program 100 hari kerja sebenarnya hanya melanjutkan program yang sudah ada.

Mereka menjanjikan perbaikan rumah tidak layak huni bagi warga miskin. Sejatinya program itu sudah ada bahkan sejak era kepemimpinan mantan bupati Neneng Hasanah Yasin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.