Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bengkulu catat empat orang meninggal dunia karena DBD

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 15:36 WIB | Oleh:
Pemkot Bengkulu catat empat orang meninggal dunia karena DBD Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Salah satu puskesmas di Kota Bengkulu yang juga melakukan sosialisasi terkait antisipasi penyebaran DBD di wilayah tersebut, Rabu (4/6).

Kota Bengkulu -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mencatat sejak Januari hingga Juni 2025, sebanyak empat warga di wilayah tersebut meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu menyebut bahwa sejak Januari hingga awal Juni 2025, sebanyak 148 warga terinfeksi penyakit DBD yang tersebar di sejumlah daerah di wilayah tersebut.

"Dengan maraknya kasus DBD di Kota Bengkulu, kita prihatin terhadap kondisi lingkungan, untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar giat melakukan gotong royong membersihkan lingkungan masing-masing, terutama jangan sampai ada air yang tergenang," kata Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani di Bengkulu, Rabu.

Ia juga mengintensifkan upaya pencegahan penyebaran penyakit DBD, salah satunya dengan melakukan pemantauan wilayah yang ditemukan kasus, pembagian abate, serta penjadwalan kegiatan fogging atau pengasapan.

Joni menerangkan pengasapan tersebut dilakukan secara selektif di lokasi yang ditemukan kasus DBD dengan minimal dua orang dalam satu lingkungan, sebelum dilakukan penyemprotan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat di wilayah tersebut agar menerapkan 3M plus guna mengantisipasi terjadinya kenaikan kasus penyakit DBD di Kota Bengkulu.

"Yang sangat berdampak untuk mengantisipasi DBD adalahu penerapan 3M, yaitu menguras bak mandi seminggu sekali, mengubur barang bekas, menutup bak penampungan air, sebab dapat menjadi sarang nyamuk," ujar dia.

Oleh karena itu, Pemkot Bengkulu berupaya untuk mengurangi penyebaran kasus DBD, seperti melakukan pemberantasan sarang nyamuk di wilayah dengan kasus DBD yang tinggi.

Dinkes Kota Bengkulu juga meminta agar masyarakat waspada, sebab cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu perkembangan nyamuk yang dapat menjadi penyebab penyakit DBD, serta terus memberikan pemahaman melalui sosialisasi kepada masyarakat di setiap puskesmas yang ada di Kota Bengkulu terkait penanganan kasus DBD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.