Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Minta Warga Melapor apabila Belum Terdaftar JKN

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 15:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Natuna Minta Warga Melapor apabila Belum Terdaftar JKN Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah.

NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengimbau seluruh warga yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar segera melapor dan mendaftarkan diri, menyusul ditemukannya beberapa kasus anak pada 2024 yang belum tercatat sebagai peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, di Natuna, Rabu (04/6), mengatakan anak-anak yang tidak terdaftar dalam program JKN menjadi salah satu faktor determinan penyebab risiko stunting di wilayah tersebut berdasarkan hasil analisis dari sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) 2024.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pembayaran iuran kepesertaan JKN. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Natuna telah mengalokasikan anggaran dari APBD mencapai miliaran rupiah untuk membiayai kepesertaan JKN bagi warga yang memenuhi kriteria.

“Untuk kasus anak yang sebelumnya belum terdaftar, alhamdulillah sudah kami bantu daftarkan,” katanya.

Hikmat menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung program JKN, guna mencegah dan membantu target intervensi stunting.

Menurut dia, menjadi peserta JKN bukan hanya membantu pemerintah dalam mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau, tetapi juga menjadi langkah penting dalam membentuk generasi emas Indonesia tahun 2045 yang sehat dan bebas dari stunting.

Beberapa anak tidak terdaftar sebagai peserta JKN, lanjut dia, karena berbagai alasan administratif, seperti tidak tercantum dalam Kartu Keluarga orang tua akibat pernikahan usia dini, atau karena orang tua merupakan warga dari luar Kabupaten Natuna.

"Sudah kita selesaikan, ini berkat kerja sama kita dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.