Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Optimisme Terkoreksi, BI Pangkas Harapan Pertumbuhan Perbankan Syariah 2025

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 18:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Optimisme Terkoreksi, BI Pangkas Harapan Pertumbuhan Perbankan Syariah 2025 Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Layanan perbankan syariah di Indonesia. 

JAKARTA - Pembiayaan syariah membantu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, di mana semua orang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi tanpa adanya diskriminasi atau penekanan pada keuntungan semata. 

Pembiayaan syariah, dengan prinsip bagi hasil, membantu membangun sistem keuangan yang lebih stabil dan berkelanjutan, karena keuntungan dan risiko dibagikan secara bersama-sama. 

Bank Indonesia (BI) memprakirakan pembiayaan perbankan syariah pada 2025 tumbuh pada kisaran 8-11 persen, berubah dari proyeksi awal sebesar 11-13 persen yang sebelumnya telah tertuang dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (KEKSI) 2024.

Kepala Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah (DEKS) BI Imam Hartono mengatakan, revisi proyeksi tersebut diputuskan agar selaras dengan proyeksi pertumbuhan kredit keseluruhan yang disampaikan BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2025.

“Ini revisi sedikit karena diselaraskan dengan RDG yang kemarin. Bahwa proyeksi dari pembiayaan perbankan syariah kita revisi menjadi antara 8-11 persen,” kata ?Kepala Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah (DEKS) BI Imam Hartono dalam acara Taklimat Media di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (4/6).

Imam mengamini bahwa sektor keuangan syariah tidak luput dari dampak kondisi perekonomian global. Dalam hal ini, dampak ketidakpastian ekonomi global terhadap sektor keuangan bersifat umum, baik syariah maupun konvensional.

Namun terlepas dari revisi proyeksi tersebut, Imam menggarisbawahi tentang pentingnya menggerakkan pembiayaan syariah serta ekonomi syariah dalam arti yang lebih luas.

Ia melihat potensi besar bagi peningkatan kinerja sektor keuangan syariah dengan memperkuat literasi keuangan syariah. Oleh sebab itu, BI bersama kementerian dan lembaga terkait terus berkolaborasi untuk menyebarkan edukasi keuangan syariah kepada masyarakat.

Sebagai catatan, tracking survei ekonomi syariah BI pada 2024 menunjukkan bahwa indeks literasi ekonomi syariah mencapai 42,84 persen, lebih baik dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 28,01 persen. Imam menyampaikan, tingkat literasi ekonomi syariah ditargetkan bisa meningkat menjadi 50 persen pada tahun ini.

Tak hanya dari sisi literasi, Imam juga menggarisbawahi pentingnya penciptaan produk-produk keuangan syariah yang disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat. Upaya ini salah satunya diwujudkan BI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan menghadirkan Shariah Restricted Investment Account (SRIA) yang diharapkan dapat memperluas pilihan instrumen bagi masyarakat.

Selain itu, BI bersama OJK juga mendorong penguatan unit usaha syariah (UUS) agar bisa melakukan konsolidasi atau spin off sehingga menghasilkan bank umum syariah (BUS) skala besar yang berdaya saing.

“Jadi, satu sisi ‘kendaraannya’ (pelaku usaha jasa keuangan syariah) harus kuat dan menarik, dan di sisi lain masyarakat juga mau untuk masuk ke sana (mengakses layanan keuangan syariah),” ujar Imam.

Pelaku usaha syariah juga harus diperkuat dari sisi kelembagaan. Terkait hal ini, Imam mengatakan bahwa BI memberikan technical assistance melalui tiga pendekatan antara lain penguatan korporasi, penguatan kapasitas, serta menghubungkannya dengan pembiayaan.

“Mudah-mudahan dengan berbagai upaya tersebut, ini bisa menjadi ikhtiar bersama untuk meningkatkan ekonomi dan keuangan syariah ke depan,” kata Imam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Mesir Coba Redam Titik Didih Konflik di Afrika

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.