Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI: Pemkab Indramayu Harus Kendalikan Komoditas Pemicu Inflasi

📅 Senin, 07 Jul 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI: Pemkab Indramayu Harus Kendalikan Komoditas Pemicu Inflasi Doc: Antara Foto
Ket. Pedagang saat merapikan cabai merah di salah satu pasar tradisional di Indramayu, Jawa Barat, Senin (7/7/2025).

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, untuk memprioritaskan penanganan terhadap komoditas penyumbang inflasi seperti cabai merah, cabai rawit, dan daging ayam ras.

Kepala KPw BI Cirebon Jajang Hermawan di Indramayu, Senin, mengatakan intervensi terhadap komoditas ini perlu ditingkatkan, mengingat daerah tersebut mencatatkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan kedua Juni 2025 sebesar 2,25 persen.

"Komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi ini, perlu ditangani secara prioritas agar tekanannya tidak meluas," katanya.

Menurut dia, strategi pengendalian harga harus diarahkan secara lebih fokus pada intervensi komoditas pangan yang sensitif, terutama menjelang masa panen dan periode distribusi yang rawan fluktuasi pasokan.

BI Cirebon mendorong Pemkab Indramayu agar mengintensifkan operasi pasar, penyerapan hasil panen petani lokal, serta menjalin kerja sama antardaerah untuk menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi yang lebih solid antarinstansi dalam pelaksanaan tindak lanjut program pengendalian inflasi daerah agar tidak berhenti pada perencanaan.

“Kami berharap Indramayu bisa menjadi contoh stabilitas daerah dan memimpin percepatan pengendalian inflasi di wilayah Ciayumajakuning,” katanya.

Sementara itu Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan saat ini pemerintah daerah telah menjalankan empat strategi untuk pengendalian inflasi, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Selain itu, pihaknya juga berupaya memperkuat forum koordinasi tim pengendali inflasi daerah (TPID) untuk menyelaraskan kebijakan dalam menjaga stabilitas harga pangan di Indramayu.

“Kami terus melakukan operasi pasar murah dan menyerap hasil panen petani. Pembangunan infrastruktur jalan juga kami kebut untuk memperlancar arus distribusi barang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan di Indramayu kini sedang dilakukan percepatan transformasi digital melalui optimalisasi penggunaan sistem pembayaran berbasis QRIS untuk belanja pemerintah daerah dan pelayanan publik.

Lucky menyebut upaya tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah Indramayu, yang menempatkan efisiensi dan transparansi sebagai prinsip utama.

“Kami terus berupaya agar pengendalian inflasi dan transformasi digital di Kabupaten Indramayu, dapat berjalan optimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.