Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lanny/Fadia Sukses Melaju ke babak kedua Indonesia Open 2025

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Lanny/Fadia Sukses Melaju ke babak kedua Indonesia Open 2025 Doc: ANTARA/X/@INABadminton
Ket. Ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang dua gim langsung atas Yataweemin Ketlieng/Passa-orn Phannachet pada perempat final Thailand Masters 2025 setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Kamis (30/1).

JAKARTA - Ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti membuka langkah mereka menuju level elite dengan kemenangan atas pasangan Malaysia Go Pei Kee/Teoh Mei Xing pada babak pertama BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025.

Bermain di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, Lanny/Fadia menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 21-16, 21-19 dalam waktu 69 menit.

“Kami masih adaptasi dengan kondisi lapangan yang tidak mudah. Anginnya kencang dan berubah-ubah, jadi dari awal harus banyak penyesuaian,” kata Fadia kepada pewarta setelah pertandingan.

Lanny/Fadia sempat kehilangan gim pertama karena banyak melakukan kesalahan sendiri. Namun, mereka berhasil bangkit di gim kedua dan ketiga berkat peningkatan fokus dan pengambilan keputusan di poin-poin krusial.

“Gim kedua kami bisa lebih percaya diri karena menang angin, dan pada gim ketiga kami makin yakin setelah interval. Poin-poin akhir tadi kami coba lebih nekat,” ujar Fadia.

Kemenangan ini menjadi bekal penting bagi Fadia yang sebelumnya juga tampil di sektor ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah. Ia menyebut pergantian sektor tidak menjadi masalah karena sudah memahami tanggung jawab dan peran di masing-masing nomor.

“Dari pagi bermain di campuran, sore di ganda putri, tapi tidak ada kendala karena kami tahu tanggung jawabnya di tiap pertandingan,” kata Fadia yang bersama Dejan kalah dari pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewampran 18-21, 13-21.

Sementara itu, Lanny mengatakan mereka masih terus berproses untuk menemukan pola permainan yang cocok di level Super 1000.

“Yang pasti kami harus kurangi mati sendiri dan tambah fokus. Lawan-lawan di sini sangat merata kekuatannya, jadi setiap pertandingan harus siap secara teknis dan mental,” ujar Lanny.

Fadia menambahkan mereka belum memiliki tolok ukur tertentu soal siapa yang harus dikalahkan untuk dianggap setara dengan pasangan elite dunia. Namun, setiap pertandingan menjadi bahan evaluasi penting.

“Di level ini, babak pertama saja sudah berat. Jadi kami terus belajar dan tidak boleh cepat puas. Semoga di laga selanjutnya bisa tampil lebih baik lagi,” kata Fadia.

Dengan hasil ini, Lanny/Fadia melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga antara wakil Taiwan Sung Shou Yun/Yu Chien Hui melawan pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.