Pemkab Bantul Ajak Masyarakat Jaga Sumber Air Agar Tetap Bersih

Selasa, 03 Jun 2025, 19:26 WIB

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengajak semua elemen masyarakat maupun kelompok tani di daerah itu untuk selalu menjaga sumber daya air agar tetap bersih sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk sektor pertanian.

"Karena sumber air bagi pertanian itu adalah irigasi mulai dari primer, sekunder, tersier, kuarter, maka perlulah kiranya menjaga sumber daya air ini agar tetap bersih," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih pada kegiatan peringatan Gerakan Irigasi Bersih di Kelurahan Potorono, Bantul, Selasa (3/6).

Ket. Foto: Pintu air yang merupakan salah satu sumber daya air yang ada di Potorono, Banguntapan, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta yang perlu dijaga kebersihannya. — Sumber: ANTARA/HO-Kominfo Bantul

Karena itu kegiatan Gerakan Irigasi Bersih Merti Tirta Amartani (GIB-MTA) yang digelar elemen masyarakat, kelompok tani, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bantul tersebut dapat menyatukan visi antara pemerintah dan para petani untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air.

Dengan demikian, kata dia, sumber air atau irigasi untuk mendukung budi daya tanaman pangan itu dapat terjaga kebersihannya dan tidak kotor, sehingga berdampak pada pertumbuhan tanaman pangan yang maksimal.

"Karena kalau kalinya itu kotor, apalagi beracun, dan masuk ke dalam tanaman kita kemungkinan ada dua, tanaman kita mati, tidak sehat, atau buahnya atau padinya itu bisa berbahaya. Karena mengandung racun yang diserap oleh tanaman itu," katanya.

Terlebih, kata Bupati, lahan pertanian produktif di Bantul terus menyusut menjadi seluas 14.000 hektare saat ini, sehingga untuk tetap mendukung usaha tahu, selain ada intervensi pemerintah melalui bantuan alat dan mesin pertanian, juga harus ada irigasi yang memadai.

"Air adalah milik negara, dikuasai oleh negara, dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Maka dari itu, marilah kita manfaatkan air ini secara gotong royong untuk mendukung pertanian di Bantul," katanya.

Lebih lanjut Bupati Abdul Halim mengatakan rencana strategis Pemkab Bantul dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Selain itu ia terus mendorong setiap gabungan kelompok tani (gapoktan) tingkat kelurahan di Bantul untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri.

"Ini telah dirancang oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan akan kita bantu dari sisi permodalannya, agar ketergantungan kelompok tahu terhadap pupuk kimia ini bisa berkurang," katanya.

Sementara itu Ketua Penyelenggara Gerakan Irigasi Bersih Bantul Yitno mengatakan produktivitas pertanian tak bisa dipisahkan dari kualitas sistem irigasi. Oleh karena itu dia menekankan pentingnya irigasi bersih sebagai pendukung utama sektor pertanian di Bantul.

"Irigasi bersih sangat penting untuk mendukung kebutuhan air irigasi di Bantul. Saat ini di Bantul cakupan layanan mencapai 8.634 hektare, dengan tingkat kecukupan air 77 persen. Ini memastikan bahwa lahan petani yang sebelumnya kekurangan air kini bisa produktif," katanya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.