Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang-Filipina Perkuat Kerja Sama Pertahanan

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 02:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang-Filipina Perkuat Kerja Sama Pertahanan Doc: AFP/Ted ALJIBE
Ket. Menhan Filipina, Gilberto Teodoro (kanan), berjabat tangan dengan Menhan Jepang, Gen Nakatani, saat keduanya bertemu di Manila pada Februari lalu.

SINGAPURA - Jepang dan Filipina sepakat meningkatkan kolaborasi antara pasukan pertahanan kedua negara dalam menghadapi ketegasan Tiongkok di Laut Tiongkok Timur (LTT) dan Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Menteri Pertahanan Jepang, Gen Nakatani dan mitranya dari Filipina, Gilberto Teodoro, yang bertemu di sela-sela forum keamanan Asia di Singapura, Minggu (1/6), juga sepakat untuk mempromosikan kerja sama ekspor senjata dan menjaga komunikasi yang erat antara otoritas pertahanan kedua negara.

Menyambut kemajuan dalam kerja sama bilateral, Menhan Teodoro mengatakan di awal pembicaraan bahwa Jepang adalah landasan untuk menjaga ketertiban di kawasan tersebut.

“Jepang dan Filipina harus meningkatkan daya tangkal dan menentang tindakan yang tidak mereka inginkan,” ucap Menhan Teodoro.

Pembicaraan tersebut berlangsung setelah kesepakatan keduanya yang dicapai di Manila pada Februari lalu untuk meluncurkan dialog strategis guna mengintensifkan kerja sama dan menyiapkan kerangka kerja tingkat tinggi untuk mempromosikan kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan lebih lanjut.

Hubungan keamanan antara Jepang dan Filipina dimana keduanya adalah negara sekutu utama Amerika Serikat (AS), menjadi semakin erat dalam dalam beberapa tahun terakhir, dengan tingginya ketegangan di LTS, tempat Manila dan Beijing terlibat dalam sengketa teritorial.

Kapal-kapal Tiongkok bentrok dengan kapal-kapal Filipina di dekat beting yang disengketakan di LTS dan berulang kali memasuki perairan di sekitar Kepulauan Senkaku yang tidak berpenghuni yang dikendalikan oleh Jepang di LTT.

Tokyo memasok Filipina dengan sistem radar pengawasan udara pada 2023. Produk pertahanan itu menjadi yang pertama yang diekspor oleh Jepang sejak pelonggaran larangan perdagangan senjata yang telah lama berlaku pada 2014.

Jepang juga telah memutuskan untuk menyediakan sistem radar pesisir kepada negara Asia tenggara tersebut di bawah program bantuan keamanan baru yang diluncurkan pada 2023 untuk mendukung militer negara-negara yang berpikiran sama.

Pada kesempatan itu, Menhan Nakatani juga mengadakan pembicaraan terpisah dengan Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles.

Keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama keamanan dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang berpikiran sama untuk memastikan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Pelampung Tiongkok

Sementara itu kantor berita KBS pada Senin (2/6) melaporkan bahwa Tiongkok kembali memasang tiga pelampung skala besar di Laut Kuning, wilayah yang tumpang tindih dengan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Korea Selatan (Korsel).

Menurut militer Korsel pada Sabtu (31/5), angkatan lautnya telah mengkonfirmasi keberadaan tiga pelampung tersebut sejak Mei 2023. Seluruhnya berada di dalam wilayah ZEE Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.