- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Ingin Persentase Mah...
Trump Ingin Persentase Mahasiswa Asing di Harvard Dibatasi hingga 15%
Kamis, 29 Mei 2025, 19:35 WIBWASHINGTON DC - Presiden AS, Donald Trump, mengatakan persentase mahasiswa asing di Universitas Harvard harus dibatasi hingga sekitar 15 persen. Trump menyampaikan pernyataan tersebut di Ruang Oval pada Rabu (28/5/2025).
Ia menjawab pertanyaan tentang keputusannya untuk mencabut sertifikasi Harvard untuk menerima mahasiswa internasional.
Harvard saat ini memiliki sekitar 6.800 mahasiswa asing, atau sekitar 27 persen dari keseluruhan mahasiswa.
Trump menginginkan pembatasan itu karena negara-negara asal para mahasiswa tersebut tidak berinvestasi di Harvard atau institusi pendidikan lainnya di AS.
Ia mengindikasikan bahwa keberadaan mahasiswa asing mempersulit mahasiswa Amerika yang ingin melanjutkan pendidikan di Harvard atau kampus lainnya.
Media AS, Bloomberg, mengatakan klaim Trump merupakan bagian dari kampanye presiden untuk menekan Harvard agar membuat perubahan kebijakan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengumumkan bahwa AS akan mulai mencabut visa pelajar Tiongkok. Ia menekankan bahwa pelajar yang memiliki hubungan dengan Partai Komunis Tiongkok dan mereka yang belajar di bidang-bidang penting akan menjadi sasaran.
Dalam sebuah pernyataan pada Rabu, Rubio mengatakan bahwa AS akan secara agresif mencabut visa dan merevisi kriteria visa untuk meningkatkan pengawasan terhadap semua aplikasi visa di masa mendatang dari Republik Rakyat Tiongkok dan Hong Kong.
Laporan media AS, Politico, menyebutkan bahwa meskipun hanya sebuah ancaman, pengumuman Rubio kemungkinan akan mengakhiri popularitas universitas dan perguruan tinggi AS bagi mahasiswa Tiongkok. NHK/I-1
- Harvard University
- Donald Trump
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Australia Gelontorkan Dana Awal 2,8 Miliar Dollar AS untuk Galangan Kapal Selam Nuklir
-
Final Four Proliga 2026: Bhayangkara Presisi Tinggal Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Indonesia Terima Repllika Prasasti Nalanda dari Pemerintah India
-
Trump Dievakuasi Saat Terjadi Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam
-
Dirut KAI: Masalah Utang Kereta Cepat Whoosh Sudah Beres, Skema Pembayaran Dirumuskan Pemerintah
-
Trump akan Batalkan Mayoritas Perintah Eksekutif yang Ditandatangani Joe Biden
-
Trump Konfirmasi Bantuan $12 Miliar untuk Petani Amerika di Tengah Kekhawatiran Perdagangan dan Kenaikan Harga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.