Surplus 526 Ribu Ekor, Khofifah Tawarkan Kambing Kurban untuk Provinsi-provinsi Lain
Kamis, 29 Mei 2025, 20:00 WIBSURABAYA â Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Kamis (29/5), mengatakan, selain menjadi kontribusi terbesar untuk beras di tingkat nasional, ternyata Jatim juga siap memasok kebutuhan ternak nasional karena mencatat angka surplus yang menggembirakan.Â
"Kambing kita  surplusnya sekitar 526 ribu ekor. Jadi yang mencari hewan kurban sehat, bebas PMK, bebas LSD. Jadi provinsi-provinsi lain yang membutuhkan hewan kurban datanglah ke Jawa Timur," ujarnya saat membuka Pameran Kampoeng Kreasi 2025 di Surabaya.
Khofifah menjelaskan, menjelang perayaan Idul Adha, ia juga berkeliling ke sentra-sentra peternakan, dan memastikan sapi potong yang ada juga sehat dan bebas penyakit.
"Bukan hanya itu kita punya stok sapi mendekati 500 ribu ekor, dan kerbau surplus 1.717 ekor. Artinya kalau Indonesia ingin menuju ketahanan pangan, maka sesunguhnya Jawa Timur sudah menuju ke kedaulatan pangan."
Menurutnya, perkembangan tersebut semakin mendukung Jatim ke arah provinsi yang berkedaulatan pangan.Â
"Karena memang sektor kita surplusnya cukup signifikan," ujarnya.Â
Khofifah menambahkan, produksi gula Jatim juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dengan rata-rata satu hektar kebun tebu bisa menghasilkan 20 ton gula, melampaui rata-rata nasional yang menghasilkan 5 ton gula.Â
"Ini akan memberi semangat petani tebu, jika KUR khusus kluster tebu bisa dimaksimalkan. Kalau rencana ini bisa jalan, saya sudah menghitung dengan Pak Mentan, tolong dilaporkan ke Pak Presiden, tahun ini kita bisa swasembada gula."
Pada kesempatan itu, Khofifah menyinggung pentingnya inovasi dan kreativitas produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) karena akan memberi nilai tambah untuk memperluas pangsa pasar sehingga bisnis semakin sukses.
Dia berpesan kepada para pelaku UMKM Â supaya tidak berkecil hati. Tetap bersemangat berinovasi dan berkreativitas karena pasar masih terbuka lebar.
"Jadi kepada para UMKM, masih punya market yang besar. Tapi bahwa kreativitas dan inovasi tetap harus dilakukan. Memenuhi selera pasar," pungkasnya.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Iran Ogah Berunding Dibawah Blokade
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Mengembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo Surabaya
-
Idul Adha Sebentar Lagi, Gubernur Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban di Jakarta Masih Stabil
-
Proyek Sekolah Rakyat Jateng 2 Capai 30,3 Persen, Kementerian Sosial Targetkan Selesai Juni 2026
-
Barasuara Tampil di Nipah Park Makassar, Pengunjung Melonjak 21 Persen Tembus 11 Ribu
-
Ratusan Eks Karyawan Situbondo Belum Terima Hak, Perusahaan Janji Bayar Dicicil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.