Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Influencer Masuk Bursa: Strategi BEI Gaet Investor Muda

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 16:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Influencer Masuk Bursa: Strategi BEI Gaet Investor Muda Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia. 

JAKARTA - Partisipasi generasi muda dalam pasar modal dapat menciptakan budaya investasi yang lebih kuat di kalangan anak muda. Mereka cenderung lebih terbuka terhadap berbagai jenis investasi, termasuk saham, reksa dana, dan instrumen digital. 

Dengan bertumbuhnya jumlah investor muda, pasar modal menjadi lebih stabil dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi negara. Investor muda juga dapat membantu perusahaan mendapatkan pendanaan untuk ekspansi dan inovasi. 

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menjalin kolaborasi dengan influencer (figur berpengaruh) sebagai upaya untuk menjangkau investor generasi muda di pasar modal Indonesia.

Untuk mengikuti perkembangan zaman, perwakilan dari Divisi Pengembangan Pasar BEI Yusuf Adi Pradana menyebutkan bahwa influencer bisa menjadi faktor penggerak utama yang perilakunya akan diikuti oleh generasi muda, khususnya generasi Z.

“Keberadaan influencer tentunya kita anggap sebagai partner yang strategis, sangat tidak mungkin kita lewatkan untuk bisa bekerja sama ya,” ujar Yusuf dikutip di Jakarta, Rabu (28/5).

Ia menjelaskan BEI telah memiliki Influencer Incubator, yaitu kegiatan kolaborasi bersama dengan influencer, yang memberikan pemahaman yang benar dan tepat terkait dengan investasi kepada para influencer.

Melalui Influencer Incubator, para influencer diharapkan memiliki pemahaman yang benar dan tepat terkait investasi, dan bisa disampaikan kepada followers (pengikut) mereka di media sosial.

“Jadi, mereka dulu yang kita edukasi. Harapannya dengan exposure yang mereka miliki dan kapasitas serta kapabilitas mereka di masing-masing sektornya, bisa memberikan influence yang baik dan sesuai untuk para followersnya untuk bisa ikut berinvestasi di pasar modal,” ujar Yusuf.

Yusuf menjelaskan program Influencer Incubator sudah berjalan selama 3-4 tahun, dengan terbagi menjadi beberapa gelombang (batch), dengan setiap batchnya terdapat 5-10 influencer yang ikut serta.

“Harusnya efeknya sudah terasa, dan ini akan terus berlanjut mengikuti perkembangan zaman tentunya. Apa yang sekarang lagi hype, influencer mana yang kita ajak, kita akan mempertimbangkan strategi seperti itu,” ujar Yusuf.

Jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai sebanyak 16,21 juta Single Investor Identification (SID) per Akhir April 2025, atau meningkat sebanyak 1,34 juta SID dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang sebanyak 14,87 juta SID.

“Menariknya, lebih dari 79 persen investor tersebut berusia di bawah 40 tahun,” kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik???????.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.