Gunung Dukono Erupsi, Asap dan Abu Vulkanik Muncul Kamis Pagi
Kamis, 29 Mei 2025, 06:54 WIBJAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginformasikan aktivitas erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Kamis, pukul 06.12 WIT.
Petugas Vulkanologi ESDM Bambang Sugiono dalam keterangannya mengatakan kolom letusan teramati mencapai ketinggian sekitar 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 2.587 meter di atas permukaan laut.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut," kata Bambang dikutip dalam laman resmi Kementerian ESDM, Kamis (29/5).
Ia mengatakan, hingga laporan ini diumumkan, erupsi di gunung api tersebut masih berlangsung.
Berdasarkan kondisi tersebut, ESDM mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk keselamatan masyarakat. Pertama, masyarakat serta pengunjung dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang.
Kedua, mengingat letusan disertai abu vulkanik kerap terjadi secara periodik dan arah sebarannya sangat dipengaruhi oleh arah serta kecepatan angin, warga di sekitar Gunung Dukono disarankan untuk selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut.
"Hal ini penting guna melindungi sistem pernapasan dari dampak paparan abu vulkanik," demikian petikan keterangan ESDM.
Bambang mengatakan, pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Dukono dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.
Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, sebuah jalur cincin yang membentang di sepanjang tepian Samudra Pasifik dan dikenal sebagai daerah dengan aktivitas tektonik paling aktif di dunia.
Di sepanjang kawasan ini, terjadi pertemuan lempeng-lempeng bumi yang menyebabkan tingginya potensi gempa bumi dan aktivitas vulkanik.
Sebagai bagian dari ring ini, Indonesia memiliki lebih dari 120 gunung api aktif yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Kondisi ini membuat Indonesia sangat rawan terhadap erupsi gunung api, gempa bumi, bahkan tsunami. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Korban Erupsi Gunung Dukono
-
Pengecekan Legalitas 1.085 Batang Kayu Bulat di Sungai Kapuas
-
Modifikasi Cuaca Belum Berdampak, Jakarta Masih Banjir
-
Korban Kecelakaan Kereta Cepat Bertambah, PM Spanyol Nyatakan 3 Hari Berkabung
-
Kolaborasi Perdana Kementerian Agama dan British Council Perkuat Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah
-
McLaren Awali Musim F1 2026 dengan Pendekatan Bertahan, Stella Akui Ferrari dan Mercedes Unggul
-
Jelang Imlek, Pernak-pernik Serba Merah Warnai Kawasan Glodok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.