Perhutani-Pemkab Bojonegoro Sepakat Manfaatkan Hutan

Selasa, 27 Mei 2025, 22:53 WIB

SURABAYA – Perum Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, resmi menandatangani nota kesepakatan tentang pemanfaatan kawasan hutan Perum Perhutani di wilayah Kabupaten Bojonegoro yang dilaksanakan di Kantor Perhutani Divisi Regional Jawa Timur di Surabaya.

Nota Kesepakatan ditandatangani oleh Direktur Operasi Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, dan Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, yang disaksikan secara langsung oleh Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur Wawan Triwibowo dan jajarannya serta segenap jajaran Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Ket. Foto: Kegiatan kerja sama Perum Perhutani dengan Pemkab Bojonegoro. — Sumber: ANTARA

Direktur Operasi Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, dalam keterangannya di Surabaya, Selasa (27/5), mengatakan nota kesepakatan ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan tonggak penting untuk memperkuat sinergi antara Perum Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan negara dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai pemangku kepentingan daerah.

"Perum Perhutani sangat berkepentingan dengan kolaborasi ini, karena melalui sinergi ini, Perhutani akan sangat terbantu dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara lebih optimal. Kolaborasi ini menciptakan hubungan simbiosis mutualisme antara Perhutani sebagai pengelola hutan negara dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai mitra strategis di tingkat daerah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Natalas Anis Harjanto menjelaskan bahwa luas wilayah kerja Perhutani keseluruhan saat ini 2,4 juta hektare tetapi saat ini ada yang masuk ke kawasan hutan dengan pengelolaan khusus (KHDPK) seluas 1,1 juta hektare sehingga tinggal 1,3 juta hektare.

"Dengan luas 1,3 juta hektare wilayah Perhutani ini dikepung dengan 5.600 desa atau minimal ada 5.600 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) karena setiap desa minimal ada 1 LMDH. Dengan kondisi seperti ini sangat mutahil bagi Perhutani mengelola atau manajemen hutan tanpa melibatkan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan kalau di negara maju mungkin boleh bilang Don’t Touch The Forest atau jangan sentuh hutan.

"Tetapi di Indonesia khususnya di Pulau Jawa itu tidak bisa, karena hampir 60 persen penduduk Indonesia ini ada di Pulau Jawa," tuturnya.

Apalagi, kata dia, kantong-kantong kemiskinan ada di sekitar hutan yang menjadi tantangan bersama baik pemerintah daerah maupun Perhutani.

"Untuk itu dengan adanya kolaborasi ini, kita manfaatkan hutan untuk keberlanjutan perusahaan dan juga untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.