Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop: Koperasi Merah Putih Upaya Kurangi Kesenjangan Ekonomi dan Berantas Kemiskinan

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 11:11 WIB | Oleh:
Menkop: Koperasi Merah Putih Upaya Kurangi Kesenjangan Ekonomi dan Berantas Kemiskinan Doc: Kemenkop RI
Ket. Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi saat memberikan sambutan di acara Rapimnas Dekopin di Jakarta, Senin (26/5/2025).

JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih merupakan salah satu upaya mengurangi kesenjangan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan menghilangkan kemiskinan.

“Koperasi adalah alat perjuangan rakyat untuk mencapai tujuan mulia. Yakni, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perubahan positif dalam perekonomian Indonesia yang lebih progresif dan berkeadilan,” kata Menkop Budi dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Menkop menegaskan, koperasi adalah wujud ideologi ekonomi negara yang harus terus diperkuat dan menjadikan koperasi sebagai instrumen utama dalam memajukan kesejahteraan dan keadilan sosial yg lebih substantif bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dia mengatakan, melalui dukung berbagai pihak strategis termasuk Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), dapat memainkan peran yang sangat vital dalam mengawal dan melaksanakan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Sejarah panjang koperasi yang terpinggirkan dalam ekonomi Indonesia, menjadi latar belakang penting dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan gerakan koperasi ini,” ujar Menkop.

Ia menilai, selama ini keberadaan koperasi sudah lama terpinggirkan dari praktek ekonomi Indonesia.

Hal tersebut terlihat dari outstanding credit perbankan sebesar Rp7.000 triliun, hanya 0,2 persen untuk koperasi atau sebesar Rp15 triliun, dan kontribusi ekonomi desa hanya menyumbang sebesar 14 persen dari ekonomi nasional.

“Ketidakseimbangan ini menjadi sorotan penting yang perlu diselesaikan melalui upaya bersama, dengan membangun dan memperkuat gerakan koperasi,” kata Budi.

Menkop menegaskan, kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan perubahan yang nyata dalam masyarakat Indonesia.

“Terutama dalam upaya mengurangi kesenjangan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan menghilangkan kemiskinan,” katanya.

Di sisi lain, Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan, pentingnya tata kelola dan sumber daya manusia (SDM) yang baik dalam kesiapan menjalankan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Termasuk bentuk usaha yang berkelanjutan, anggota koperasi, modal koperasi danmitigasi risiko y ang baik pula. Saya mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Puan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.