Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FLPP Terus Nanjak, 95 Ribu Rumah Sudah Terealisasi!

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 22:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
FLPP Terus Nanjak, 95 Ribu Rumah Sudah Terealisasi! Doc: ANTARA/HO - BP Tapera
Ket. Perumahan subsidi.

JAKARTA - Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sangat penting karena membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni. 

Program FLPP memberikan subsidi bunga yang membuat KPR lebih terjangkau dan mendorong kepemilikan rumah bagi mereka yang kesulitan mendapatkan pembiayaan konvensional. 

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyebutkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) tercatat sebesar 95.874 unit rumah bersubsidi selama periode 1 Januari hingga 27 Mei 2025.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyatakan realisasi tersebut sudah mencapai 43 persen dari alokasi eksisting penyaluran rumah KPR FLPP yang 220 ribu rumah subsidi.

"Kami hitung mulai 1 Januari hingga 27 Mei 2025, dari yang masih proses membangun hingga ready stock, sampai kemudian realisasi KPR FLPP sudah 137.931 (rumah), dengan total realisasi KPR FLPP ada 95.874 (rumah)," katanya di Jakarta, Selasa (27/5).

Sementara itu, sejak Presiden Prabowo Subianto menjabat pada 20 Oktober 2024 hingga hari ini (27/5/2025), ia menuturkan pemerintah telah membangun 178.898 ribu rumah subsidi.

Ia menyatakan jumlah tersebut termasuk rumah yang sedang dalam proses pembangunan, ready stock, hingga yang sudah direalisasikan penyaluran subsidinya dalam bentuk KPR FLPP.

Terkait penyaluran KPR FLPP secara segmentasi, Heru menyatakan terdapat sejumlah lembaga yang telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dan telah melaksanakan serah terima kunci rumah.

Ia pun memaparkan alokasi dan capaian realisasi penyaluran setiap lembaga dan segmentasi per 27 Mei.

Segmentasi TNI AD memiliki alokasi 5.760 unit dan realisasi 583 unit, sementara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan segmentasi guru memiliki 20 ribu unit dan realisasi 1.679 unit.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan segmentasi tenaga kesehatan (nakes) memiliki alokasi 30 ribu unit dan realisasi 616 unit, sedangkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) dengan segmentasi wartawan memiliki alokasi 3 ribu unit dan realisasi 21 unit.

Selanjutnya, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) atau Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dengan segmentasi pekerja migran memiliki alokasi 20 ribu unit dan realisasi 5 unit.

Terdapat pula Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan segmentasi pegawai BKKBN memiliki alokasi 2 ribu unit dan realisasi 169 unit.

Kemudian, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dengan segmentasi pegawai masing-masing memiliki alokasi 1.000 unit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.