Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wujudkan Masa Depan Energi Bersih, PLN NP Dorong Ekosistem Hidrogen Nasional

📅 Senin, 26 Mei 2025, 10:39 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Wujudkan Masa Depan Energi Bersih, PLN NP Dorong Ekosistem Hidrogen Nasional Doc: PLN NP
Ket. Tangki Hidrogen Hijau PLN NP di Muara Tawar

JAKARTA— PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi melalui inovasi dan pengembangan teknologi hidrogen. Sebagai pelopor penghasil green hydrogen di Indonesia, PLN NP kini memanfaatkan hidrogen tak hanya sebagai pendingin generator, tetapi juga untuk riset kendaraan listrik hidrogen dan pembangkit listrik berbasis fuel cell.

Hidrogen merupakan unsur paling ringan dan melimpah di alam semesta, dengan energi per kilogram setara sekitar 3,3 liter bahan bakar minyak. Keunggulannya sebagai sumber energi bersih menjadikannya kandidat utama dalam dekarbonisasi sektor transportasi dan ketenagalistrikan.

Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Inovasi hidrogen kami bukan hanya wacana, tapi bukti nyata transisi menuju energi bersih. Kami berkomitmen menjadikan hidrogen sebagai bagian penting dalam bauran energi nasional di masa depan,” ujar Ruly di Jakarta, Senin (26/5).

PLN NP juga membuka diri untuk kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk perusahaan dengan pengalaman dalam produksi, penyimpanan, dan pemanfaatan hidrogen secara aman dan efisien.

Saat ini, green hydrogen dari PLN NP masih diproduksi dalam jumlah terbatas di beberapa pembangkit di Pulau Jawa. Ke depan, PLN NP akan terus mengkaji model bisnis dan potensi pengembangan hidrogen secara komersial, selaras dengan strategi PLN Group melalui PLN Energi Primer Indonesia (EPI), yang akan berperan sebagai penyedia energi primer rendah emisi termasuk hidrogen dan amonia.

PLN NP telah membangun Green Hydrogen Plant (GHP) pertama di Indonesia yang berlokasi di PLTGU Muara Karang. Teknologi ini memanfaatkan proses elektrolisa air dengan energi dari PLTS, sehingga menghasilkan hidrogen hijau (green hydrogen) yang bebas emisi karbon. GHP ini saat ini menghasilkan hingga 95 ton hidrogen per tahun dan digunakan untuk riset pembangkitan dan mobilitas.

Hydrogen Fuel Cell Generator (HFCG) berkapasitas 100 kVA telah digunakan untuk berbagai event nasional, termasuk PLN Electric Run 2024, dan berhasil menekan emisi hingga 14 ton CO?. Kemudian, H-E Nusantara, kendaraan hybrid listrik-hidrogen hasil kolaborasi dengan ITS, dapat menempuh jarak hingga 270 km dengan pengisian hidrogen hanya 5 menit. Selanjutnya, Hydrogen Refueling Station (HRS) telah dibangun secara terbatas untuk mendukung uji coba kendaraan hidrogen.

Selain itu, PLN NP juga tengah mengembangkan pemanfaatan hidrogen untuk pembangkitan listrik melalui teknologi fuel cell dan mesin pembakaran dalam (ICE), yang mampu menggantikan bahan bakar fosil dengan efisiensi konversi energi hingga 60%, jauh lebih tinggi dibandingkan PLTU konvensional.

Dengan penguatan aset, kompetensi SDM (sumber daya manusia), dan dorongan inovasi berkelanjutan, PLN Nusantara Power optimis dapat menjadi pemain utama dalam transisi energi bersih nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.