Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

142 Warga PPKS di Pariaman Terima Bantuan dari Kemensos

📅 Senin, 26 Mei 2025, 21:35 WIB | Oleh:
142 Warga PPKS di Pariaman Terima Bantuan dari Kemensos Doc: Antara
Ket. Wali Kota Pariaman Yota Balad (kanan) secara simbolis menyalurkan bantuan dari STPL Bekasi kepada PPKS di daerah itu, di Pariaman, Sumbar, Senin (26/5/2025).

Pariaman - Sebanyak 142 warga Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Pariaman, Sumatera Barat menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Atensi Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada STPL Bekasi karena dengan bantuan yang kami terima ini PPKS di Pariaman terbantu," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad saat penyaluran bantuan Antensi STPL Bekasi di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan bantuan tersebut bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang berkebutuhan khusus guna mempermudahkan mereka menjalankan aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, ia berharap, bantuan tersebut dapat terus berlanjut sehingga pemerintah dapat terus hadir memenuhi kebutuhan warga.

"Saya secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kota Pariaman berharap, apa yang kita lakukan saat ini mampu membawa masyarakat kita ke arah kesejahteraan yang menjadi impian kita semua,” katanya.

Ia menyebutkan bantuan dengan berbagai jenis peralatan dan makanan itu bersumber dari APBN sebesar Rp197, 8 juta untuk 142 penerima yang tersebar di empat kecamatan di daerah itu.

Bantuan tersebut, terdiri atas makanan bernutrisi untuk seluruh penerima dengan nilai Rp78,1 juta, sarana kamar di antaranya kasur, bantal, dan seprai untuk 87 penerima senilai Rp101,3 juta, peralatan sekolah untuk 14 penerima senilai Rp3,2 juta, dan alat bantu aksesibilitas untuk 14 PPKS senilai Rp14,2 juta.

Pada kesempatan itu, ia meminta kepada penerima bantuan untuk selalu bersyukur atas apa yang diterima saat ini karena di tengah efisiensi anggaran pemerintah tetap memperhatikan mereka.

Ia mengapresiasi organisasi perangkat daerah terkait karena dapat memfasilitasi kebutuhan warga PPKS di Pariaman sehingga mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Semoga apa yang telah bapak dan ibu lakukan selama ini dalam menyejahterakan masyarakat Kota Pariaman dapat membawa keberkahan bagi kita semua," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.