Terletak di Ring of Fire, Bangunan di RI Harus Gunakan Baja Berkualitas Tinggi

Sabtu, 24 Mei 2025, 12:36 WIB

JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) senantiasa berkomitmen mendukung penggunaan baja berkualitas tinggi sebagai material utama dalam pembangunan infrastruktur nasional. Hal ini guna menciptakan infrastruktur yang tangguh dan andal.

“Pembangunan infrastruktur nasional harus mengedepankan efektivitas, efisiensi, dan adaptivitas dalam menghadapi tantangan global dan domestik. Penggunaan baja unggul sangat penting dalam memastikan kualitas, ketahanan, serta umur panjang infrastruktur yang dibangun,” kata Staf Ahli Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Yudha Mediawan mewakili Menteri PU Dody Hanggodo dalam sambutannya pada penutupan Iron-Steel Summit and Exhibition Indonesia (ISSEI) 2025 di Jakarta, Jumat (23/5).

Ket. Foto: Indonesia terletak di wilayah Ring of Fire tentunya menghadapi risiko bencana alam, sehingga baja dengan spesifikasi teknis tinggi, termasuk baja tahan gempa, diperlukan untuk menjaga keselamatan dan keandalan struktur infrastruktur — Sumber: istimewa

Terlebih Indonesia terletak di wilayah Ring of Fire tentunya menghadapi risiko bencana alam seperti gempa bumi dan letusan gunung api. “Oleh karena itu, baja dengan spesifikasi teknis tinggi, termasuk baja tahan gempa, diperlukan untuk menjaga keselamatan dan keandalan struktur infrastruktur,” tambah Yudha.

Kementerian PU mengapresiasi kemajuan industri baja nasional yang kini mampu memproduksi baja canai panas, pelat baja, dan baja struktural berstandar internasional. Inovasi ini mendukung pemenuhan kebutuhan proyek strategis nasional secara mandiri dan berkelanjutan.

Kementerian PU mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memprioritaskan penggunaan baja berkualitas tinggi dalam proyek-proyek pembangunan. “Infrastruktur bukan hanya harus fungsional, tapi juga tahan terhadap risiko bencana dan mampu bertahan dalam jangka panjang,” tutup Yudha.

ISSEI 2025 menjadi ruang strategis bagi kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri dan akademisi dalam memperkuat ekosistem konstruksi nasional. Kolaborasi tersebut menjadi kunci menuju pembangunan yang lebih tangguh, aman dan berdaya saing global. Diharapkan ke depannya acara ini akan terus berkembang dan menjadi ajang tahunan yang mendorong industri baja Indonesia menuju kelas dunia. (ers)

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.