Pemkab Pasaman Barat Segera Tetapkan Lokasi Lumbung Swasembada Pangan

Jumat, 23 Mei 2025, 10:24 WIB

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat segera menetapkan lokasi lumbung swasembada pangan untuk mendukung pengembangan kawasan pertumbuhan dan pengembangan ekonomi secara nasional di daerah setempat.

"Kita akan segera melakukan rapat gabungan antar-organisasi perangkat daerah untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Pasaman Barat Ikhwanri di Simpang Empat, Kamis (22/5).

Ket. Foto: Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Pasaman Barat Ikhwanri, Pemkab Pasaman Barat akan menetapkan lokasi lumbung swasembada pangan tahun ini. — Sumber: Antara Foto

Dia menjelaskan dalam perpres itu, Pasaman Barat salah satu lokasi prioritas untuk pengembangan kawasan pertumbuhan dan pengembangan ekonomi secara nasional.

Untuk itu, pihaknya segera menyikapi dengan cepat untuk lokasi yang berbasis potensi yang akan dikembangkan untuk mendukung program swasembada pangan tersebut. 

"Jika telah menggelar rapat maka usulan lokasi berbasis komoditi unggulan tersebut akan disampaikan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pasaman Barat nantinya," kata dia.

Dia menyebutkan sesuai Perpres 12 Tahun 2025 tersebut, posisi strategis Pasaman Barat berada pada kategori komoditas unggulan, yaitu menjadi lokus proyek strategis hilirisasi industri kelapa sawit serta pada kategori ketahanan pangan.

"Itu tergabung pada proyek strategis nasional program swasembada pangan Minangkabau Agri Park," katanya.

Dia mengharapkan luaran kegiatan itu dapat berupa potensi dan unggulan masing-masing basis lokasi komoditi unggulan yang tersebar di 11 kecamatan untuk dapat dikembangkan.

"Mengenai saluran program hilirisasi tersebut, kondisi potensi di lapangan dan luasan potensi lahan komoditi nanti akan dirapatkan dengan organisasi perangkat daerah terkait dalam waktu dekat," ujarnya.

Pihaknya segera menyiapkan seluruh persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan pemerintah pusat untuk menjalankan program itu.

Pasaman Barat memiliki potensi perkebunan kelapa sawit dengan luas 189.508 hektare dengan rincian luas perkebunan besar atau perusahaan seluas 62.574 hektare, luas perkebunan rakyat 126.934 hektare.

Untuk sektor pertanian, luas tanam padi di Pasaman Barat mencapai 20.000 hektare dan tanaman jagung 43.000 hektare.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.