Destinasi Wisata Berkualitas, Desa Wisata Sade di Lombok Jadi Percontohan Eco Village
Jumat, 23 Mei 2025, 10:20 WIBLOMBOK TENGAH - Desa Wisata Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi percontohanprogram Eco Village untuk mendukung program gerakan wisata bersih (GWB) dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
âIni salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik wisatawan di destinasi wisata," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat kick off program Eco Village Sade Desa Rambitan di Lombok Tengah, Jumat (23/5).
Ia mengatakan, dalam mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas, aspek paling penting yang harus dilakukan adalah kebersihan, karena hal itu paling mendasar dan sederhana dilaksanakan. "Bersih dulu, destinasi wisata harus bersih," katanya.
Ni Luh mencontohkan, jika kondisi rumah yang ditempati dalam keadaan bersih dan nyaman, tamu yang berkunjung tidak akan memiliki niat untuk mengotori atau membuang sampah sembarang.
"Ini program untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan meningkatkan daya saing, tapi tidak bisa dilakukan sendiri," katanya.
Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata menyusun program gerakan wisata bersih dan berkolaborasi dengan semua pihak baik pemerintah daerah maupun masyarakat serta dari pihak swasta.
"Program ini diharapkan bisa mendukung pengembangan dan penguatan desa wisata yang berkualitas," katanya.
Untuk mewujudkan program tersebut, kata Wamen, dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi masyarakat, karena pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan program gerakan wisata bersih tersebut.
"Kunci suksesnya program ini adalah kolaborasi," katanya.
Karena itu, ia berharap dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah mengatakan pemerintah daerah tetap mendorong pengelolaan sampah di destinasi wisata secara maksimal dengan melakukan program pembinaan kepada kelompok sadar wisata.
"Pengelolaan sampah tetap menjadi komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pariwisata yang bersih dan nyaman bagi wisatawan," katanya.
Pihaknya berharap kepada Kementerian Pariwisata untuk memberi pembinaan atau program yang dilaksanakan untuk penguatan pengembangan desa wisata.
"Jika ada program yang dilaksanakan dari Kementerian Pariwisata kami siap mendukung program tersebut untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Director of Human Capital dan Corporate Communication at Otsuka Sudarmadi Widodo mengatakan pihaknya menjadi mitra Kementerian Pariwisata dalam rangka mewujudkan gerakan wisata bersih.
"Desa Wisata Sade telah menjadi ikon wisata, sehingga kebersihan dan kelestarian harus tetap dijaga," katanya.
Ia mengatakan, program yang dilaksanakan ini cukup sederhana, karena merubah kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarang, agar dipilah sebelum terbuang ke TPA.
"Sampah itu harus dipilah, agar tidak menumpuk di TPA," katanya.
- Lombok Tengah
- destinasi wisata
- Desa Wisata Sade
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Cek, Curiga, dan Cancel, Tips J&T Express agar Terhindar dari Penipuan Online
-
Kasus Superflu Karena Influenza H3N2 Alami Peningkatan, Masyarakat Wajib Waspada!
-
PP Tunas Berlaku, Meta Minta Perpanjangan Waktu untuk Bertemu Komdigi
-
Rahmat Erwin Abdullah Antar Indonesia Raih Emas ke-58 di SEA Games 2025
-
Aceh Tamiang Dapat 100 Unit Huntara dari YBM PLN
-
Paripurna DPR Setujui Perubahan RUU Prolegnas dan Prioritas 2025, Ada RUU Perampasan Aset
-
Politeknik Ben Mboi Perkuat SDM Wilayah Perbatasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.