Busyet Kucuran untuk Bantuan Sosial, Luar Biasa Sampai Rp43,6 Triliun,  Lalu Mengapa Masih Saja Banyak Orang Miskin  

Jumat, 23 Mei 2025, 15:58 WIB

JAKARTA – Angkanya sangat fantastis untuk kucuran bantuan sosial (bansos) sebesar 43,6 triliun per 30 April 2025. Ini setara 32,3 persen dari pagu APBN 2025.

“Dana bansos kita telah dibelanjakan 43,6 triliun,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2025 di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: rupiah — Sumber: ist

Nilai realisasi itu terakselerasi sebesar 12,1 persen dari catatan terakhir Maret 2025 yang sebesar 38,9 triliun, atau bertambah 4,7 triliun dalam satu bulan.

Penyaluran belanja bansos ini terbilang melambat bila dibandingkan bulan sebelumnya yang bertambah 13 triliun dari akhir Februari ke akhir Maret.

Tambahan realisasi terlihat pada belanja Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) menjadi 15,4 triliun untuk 96,7 juta peserta atau bertambah sekitar 3,8 triliun dari catatan terakhir pada Maret.

Kemudian, bansos untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bertambah sekitar 700 miliar menjadi 7,4 triliun yang diterima oleh 798,2 ribu mahasiswa.

Sementara itu, untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Program Indonesia Pintar (PIP) nilai realisasinya masih sama seperti data terakhir Maret, yakni masing-masing 7,3 triliun, 10,9 triliun, dan 1,5 triliun.

Menurut Suahasil, tertahannya penyaluran bansos pada ketiga program itu lantaran pemerintah masih menunggu validasi penerima Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) demi memperbaiki ketepatan sasaran.

Sebagai catatan, realisasi belanja negara per akhir April mencapai 806,2 triliun atau 22,3 persen dari target, bertambah sekitar 185,9 triliun dari catatan terakhir 620,3 triliun pada akhir Maret.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.