Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perawatan Terumbu Karang Harus Dilakukan Secara Rutin

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 23:55 WIB | Oleh:
Perawatan Terumbu Karang Harus Dilakukan Secara Rutin Doc: Antara
Ket. Seorang petugas mengambil jaring laba-laba yang berisi terumbu karang di Labuan Bajo, Kamis (22/5).

Labuan Bajo - Komisaris Utama PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry, Achmad Baidowi mengharapkan perawatan rutin terhadap 30 unit media terumbu karang yang ditanam oleh ASDP di perairan Labuan Bajo.

“Biasanya kalau kita tanam itu mudah sekali, tetapi yang paling sulit adalah merawatnya agar bisa tumbuh dengan baik dan menjadi rumah bagi ikan-ikan,” katanya kepada wartawan di Labuan Bajo, Kamis.

Dia mengatakan hal ini saat ASDP melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melakukan penanaman 30 unit media tanam terumbu karang di perairan Labuan Bajo.

Pelaksanaan penanaman tersebut berkat kerja sama antara ASDP dengan Perkumpulan Bakti Tunas Negeri, sebuah komunitas yang fokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Achmad mengapresiasi upaya menjaga lingkungan yang dilakukan oleh ASDP, dalam hal ini menjaga lingkungan laut di Labuan Bajo.

“Saya berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan, tidak hanya di kawasan Labuan Bajo, tetapi juga ditempat yang lain ya,” ujar dia.

Sebab, lanjut dia, ASDP juga memiliki cabang di berbagai daerah di Indonesia yang tentu saja juga bisa dimanfaatkan untuk penanaman terumbu karang.

Ketua Perkumpulan Bakti Tunas Negeri Charis Baitanu mengatakan bahwa sebelumnya ASDP juga telah memberikan bantuan terumbu karang untuk ditanam dan dibudidayakan.

“Tetapi kami tanam di daerah pesisir, untuk bisa bermanfaat sebagai lokasi snorkling atau menyelam karena kedalamannya pendek saja,” ujar dia.

Dia mengatakan bahwa wilayah pesisir di sekitar pulau di Labuan Bajo memang sebagian ekosistemnya sudah rusak. Sejumlah lokasi sudah ditanami oleh terumbu karang dan selalu dimonitor per tiga bulan.

Menurut dia bantuan terumbu karang tidak hanya dari ASDP saja tetapi juga dari instansi atau lembaga serta perusahaan lain yang punya program yang sama menjaga lingkungan atau ekosistem laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.