Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Kabupaten Tunjukkan Perubahan dalam Mengelola Sampah di Kalsel

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Tiga Kabupaten Tunjukkan Perubahan dalam Mengelola Sampah di Kalsel Doc: Antara
Ket. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq (tengah) saat mengunjungi Bank Sampah Sekumpul di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, Rabu (21/5/2025).

Martapura - Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI Hanif Faisol Nurofiq memastikan sebanyak tiga kabupaten telah menunjukkan perubahan positif tata kelola sampah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Tata kelola sampah yang baik ini membantu menyelesaikan permasalahan sampah nasional,” kata Menteri LH usai mengunjungi Bank Sampah Sekumpul di Martapura, Banjar, Rabu.

Menteri LH memastikan tata kelola sampah ini sudah cukup baik setelah mengunjungi sejumlah lokasi pengelolaan sampah di Kalsel, yakni TPA Tebing Liring di Kabupaten Hulu Sungai Utara, TPA Hatiwin di Kabupaten Tapin, serta TPA Cahaya Kencana dan Bank Sampah Sekumpul di Kabupaten Banjar.

“Kembali saya ingatkan, kami tidak segan-segan menertibkan praktik pengelolaan sampah secara open dumping. Saya pun sudah melibat langsung bahwa tiga kabupaten ini sudah ada perubahan dibanding kunjungan saya sebelumnya,” ujarnya.

Di antara tiga kabupaten ini, Menteri LH menyoroti pengelolaan sampah yang lebih masif dilakukan di Kabupaten Banjar karena menerapkan pola dua sistem pengelolaan sampah yang telah dilakukan di negara-negara maju.

Kabupaten Banjar melakukan koleksi pengumpulan di tempat dan sumber sampah, yaitu rumah tangga serta kawasan seperti hotel, restoran, sekolah, dan lainnya. Yang kedua, Kabupaten Banjar menyiapkan collecting system, masyarakat yang datang membawa sampahnya.

Menteri LH pun menegaskan persoalan sampah ini tidak main-main, apa yang telah diarahkan oleh pusat harus dikerjakan oleh daerah.

“Ibarat mewajibkan seseorang pakai helm saat berkendara. Kalau tidak ditilang, tidak akan beli helm. Demikian soal sampah kalau tidak diberikan teguran keras tidak akan ada perbaikan,” tuturnya.

Menteri LH mengharapkan seluruh kabupaten/kota mampu mengelola sampah dengan baik, mengubah budaya dengan cara tidak sembrono menangani sampah, jika membuang sampah harus berpikir dulu apa dampak negatif dan positifnya.

“Saya akan mengawasi secara ketat semua penanganan sampah di Kalimantan Selatan, apalagi saya berasal dari daerah ini. Tak terkecuali provinsi lain, saya pun memberikan perhatian yang sama,” ujar Menteri LH.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.