PM Jepang Meminta Maaf atas Pernyataan Kontroversial Menteri Pertanian

Selasa, 20 Mei 2025, 13:40 WIB

TOKYO - Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, meminta maaf atas komentar kontroversial menteri pertanian tentang beras. Namun, ia mengisyaratkan bahwa ia ingin menteri tersebut tetap menjabat dan menstabilkan kenaikan harga makanan pokok tersebut.

Menteri Pertanian Taku Eto mengatakan pada Minggu (18/5) dalam pidatonya bahwa ia "tidak pernah membeli beras" sendiri.

Ket. Foto: Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba — Sumber: NHK

Ia menambahkan bahwa para pendukungnya memberinya begitu banyak beras sehingga ia punya cukup beras untuk dijual. Eto kemudian meminta maaf dan menarik kembali pernyataannya itu.

Ishiba mengatakan kepada wartawan pada Selasa (20/5) bahwa pernyataan Eto sangat tidak pantas bagi konsumen yang sedang berjuang menghadapi harga beras yang melambung dan para petani yang bekerja keras untuk menghasilkan panen.

“Saya merasa sangat bertanggung jawab sebagai orang yang menunjuk menteri tersebut,” kata PM Ishiba.

Ketika ditanya apakah publik dapat memahami keputusan untuk mempertahankan Eto di jabatannya, Ishiba mengatakan tugas menteri adalah meminta maaf dengan tulus dan mencapai hasil konkret dalam mengatasi lonjakan harga beras.

Ishiba mengisyaratkan ia ingin Eto memenuhi tanggung jawabnya. NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.