Kinerja Kuartal Pertama Moncer, Bengkulu Bukukan Investasi Fantastis
Selasa, 20 Mei 2025, 15:34 WIBKOTA BENGKULU â Investasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan meningkatkan daya saing industri lokal.
Masuknya investasi baru akan membutuhkan tenaga kerja, baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu mencatat realisasi investasi di wilayah tersebut pada triwulan pertama atau Januari hingga Maret 2025 telah mencapai Rp830 miliar.
Untuk realisasi investasi di Provinsi Bengkulu sebesar Rp830 miliar dari target yang ditetapkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang mencapai Rp7,5 triliun.
"Realisasi investasi untuk triwulan pertama ini (2025) sebesar Rp830 miliar dan nilai ini memang agak sedikit turun jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 yang mencapai Rp1,3 triliun," kata Fungsional Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Provinsi Bengkulu Irwan di Kota Bengkulu, Selasa (20/5).
Untuk realisasi investasi pada triwulan pertama 2025 didominasi dari sektor pertambangan, listrik, gas dan air, tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, transportasi gudang dan telekomunikasi, serta industri makanan.
Ia menyebut bahwa adanya penurunan realisasi investasi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya bersamaan dengan kegiatan politik yaitu pelantikan kepala daerah, bersamaan dengan bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.
Selanjutnya, hanya sektor usaha besar yang melaporkan kegiatan investasinya pada triwulan pertama 2025, sedangkan beberapa sektor usaha menengah dan kecil tidak melaporkan kegiatan investasinya sehingga berdampak pada turunnya angka total investasi.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar para investor baik dari dalam maupun luar negeri agar dapat menambah modal di berbagai sektor di Provinsi Bengkulu.
Hal tersebut dilakukan, agar pada triwulan kedua atau April hingga Juni 2025 pelaporan investasi dari berbagai sektor usaha bisa lebih lengkap dan nilai investasi di Bengkulu dapat meningkat.
"Kita terus lakukan sosialisasi intensif agar nantinya di triwulan kedua ada penambahan investor baik di di dalam maupun luar negeri selain itu agar para pelaku usaha ini aktif dalam melaporkan kegiatan investasi mereka," sebut dia.
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendapatkan target investasi pada 2025 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mencapai Rp2 triliun.
Target tersebut ditetapkan sebab, terdapat beberapa potensi investasi yang tinggi seperti tiga pembangunan hotel di Kota Bengkulu, serta adanya revitalisasi Pelindo yang akan dilakukan dimulai pada April 2025.
Untuk itu, pemerintah kota yakin bahwa target investasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut dapat tercapai, sebab ada beberapa potensi investasi yang mendukung dalam mencapai target yang ditetapkan tersebut.
Sementara itu, untuk realisasi investasi sejak Januari hingga Desember 2024 di Kota Bengkulu sebesar Rp1,04 triliun dari target yang ditentukan mencapai Rp3,5 triliun.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Musetti Melaju Mulus, Siap Hadapi Fils di Perempat Final Barcelona Open
-
Ini Syarat untuk Mendapatkan Alat Bantu Dengar Gratis dari Pemkot Jaksel
-
Jakarta Diplomatic Cycling Pererat Hubungan Diplomatik Lewat Gowes Bersama
-
Ngeri! Perusahaan Orang Terkaya Dunia Siap Guyur Investasi ke Indonesia
-
Genjot Investasi di Kawasan Batam, Bintan dan Karimun, Menko Airlangga Rayu Investor Singapura
-
Badai Debu Landa Kota Phoenix
-
Wujudkan Kepedulian terhadap Kesehatan Lansia, SANF Berbagi Kebahagiaan Ramadan lewat SANFull of Blessings
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.