Jakarta Promosi Busana ke “Paris Fashion Week”

Selasa, 20 Mei 2025, 01:05 WIB

JAKARTA – Sebagai upaya memperkenalkan kebudayaan Indonesia ke ranah internasional, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memperkuat promosi fesyen Jakarta di “Paris Fashion Week.” Dengan demikian, Jakarta tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika industry fesyen global. 

“Jakarta harus turut menjadi pemain penting yang membawa identitas budaya Indonesia ke ranah internasional,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno melalui keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Wagub Jakarta Rano Karno didampingi sejumlah pelaku industri perfilman saat mengunjungi Paviliun Jakarta, Cannes, Prancis. — Sumber: ANTARA/Pemprov DKI Jakarta

Rano juga bertemu President of Paris Fashion Week, Pascal Morand. Hadir juga jajaran direktur guna memperluas diplomasi budaya dan ekonomi kreatif di panggung internasional. Rano menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momen strategis dalam meneguhkan komitmen Jakarta untuk berpartisipasi aktif dalam Paris Fashion Week ke depan.

Wagub beserta rombongan mengenakan batik sebagai bentuk diplomasi budaya dan promosi produk lokal unggulan Jakarta di ajang dunia. Penyelenggara Paris Fashion Week menyambut hangat partisipasi Jakarta. Panitia juga menilai bahwa potensi fesyen Indonesia, khususnya dari Jakarta, memiliki daya saing tinggi di pasar Eropa.

Antusiasme ini menjadi sinyal positif bagi terbukanya kolaborasi jangka panjang para pelaku industri fesyen di kedua negara. Tak hanya itu, panitia Paris Fashion Week juga menyampaikan ketertarikannya untuk ikut terlibat secara langsung dalam pengembangan dunia pendidikan vokasi Jakarta.

Bentuk dukungan ini antara lain melalui kerja sama pertukaran pengetahuan, pengiriman mentor profesional, hingga peluang magang bagi siswa-siswi sekolah vokasi bidang fesyen di lingkungan kerja profesional di Prancis. Dalam kesempatan sama, Pemprov Jakarta menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi bidang fesyen. Ini ditempuh melalui rencana pembentukan sekolah vokasi yang dirancang untuk menyiapkan talenta muda Jakarta menembus pasar global.

“Pemprov Jakarta mendukung penuh para pelaku UMKM, termasuk perajin dan desainer lokal untuk bisa tampil di ajang internasional. Kami juga akan terlibat langsung dalam memperkuat sistem pendidikan vokasi bidang fesyen agar regenerasi talenta terus berjalan dan mampu menjawab tantangan global,” jelas Rano.

Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi budaya dan promosi Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif yang inklusif, berdaya saing, serta terbuka terhadap kolaborasi global. Pemerintah Jakarta berharap inisiatif ini dapat membawa manfaat nyata bagi desainer muda, pelaku UMKM, serta penguatan kerja sama internasional.

Soal Film

Sehari sebelumnya, Rano Karno bicara masalah perfilman dalam acara di Cannes. Menurutnya, Jakarta tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki semangat kolaboratif dalam membangun ekosistem perfilman yang sehat dan kompetitif.

Rano juga menyoroti potensi ekonomi kreatif Jakarta yang besar, khususnya dalam subsektor film sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi kota di masa mendatang. “Saya hadir di Cannes tak hanya mewakili Pemprov Jakarta, tetapi sebagai bagian dari komunitas perfilman. Kami ingin melihat talenta Indonesia bersinar di panggung global,” ujar Rano.

Maka, Pemprov Jakarta berkomitmen penuh untuk menjadi mitra strategis bagi para sineas, melalui regulasi yang berpihak, skema pembiayaan, hingga promosi global.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.