Dokter Bedah AS Berhasil Lakukan Transplantasi Kandung Kemih Pertama di Dunia

Selasa, 20 Mei 2025, 05:16 WIB

LOS ANGELES - Dokter bedah di California baru-baru ini melakukan transplantasi kandung kemih pertama yang berhasil, membantu pasien yang sebelumnya kandung kemih dan kedua ginjalnya diangkat akibat perawatan kanker dan penyakit ginjal stadium akhir.

Dari The Guardian, perawatan tersebut memungkinkan pasien, Oscar Larrainzar, seorang ayah empat anak berusia 41 tahun, untuk menghentikan dialisis, meskipun operasi tersebut disertai dengan risiko jangka pendek dan jangka panjang yang cukup besar serta hal-hal yang tidak diketahui. 
Transplantasi kandung kemih dilakukan oleh dua ahli bedah yang bekerja selama bertahun-tahun untuk mengembangkan teknik tersebut, yang digunakan untuk mentransplantasikan satu ginjal dan kandung kemih yang diambil dari donor manusia.

Ket. Foto: Teknik yang dikembangkan oleh dua dokter selama bertahun-tahun berhasil menghentikan dialisis pada pasien laki-laki berusia 41 tahun. — Sumber: Istimewa

"Operasi ini merupakan momen bersejarah dalam dunia kedokteran dan akan berdampak pada cara kami menangani pasien terpilih dengan kandung kemih 'terminal' yang sangat bergejala dan tidak lagi berfungsi," kata Inderbir Gill, direktur eksekutif Institut Urologi Universitas California Selatan, dan salah satu dari dua dokter bedah yang menangani kasus tersebut, menurut siaran pers.

“Transplantasi merupakan pilihan pengobatan yang dapat menyelamatkan dan meningkatkan kualitas hidup bagi banyak kondisi yang memengaruhi organ-organ utama, dan kini kandung kemih dapat ditambahkan ke dalam daftar tersebut.”

Gill melakukan operasi dengan Nima Nassiri dari Institut Urgologi Universitas California Los Angeles (UCLA).

"Upaya pertama transplantasi kandung kemih ini telah berlangsung selama empat tahun," kata Nassiri dalam sebuah pernyataan. "Bagi pasien yang dipilih dengan tepat, sangat menyenangkan untuk dapat menawarkan opsi potensial baru."

Pasien yang kandung kemihnya diangkat paling sering mengalami perubahan fungsi sebagian usus untuk mengeluarkan urine, yang sering kali mengakibatkan sejumlah komplikasi baru, termasuk infeksi dan masalah pencernaan. Komplikasi tersebut telah menyebabkan dokter di seluruh dunia mencari teknik transplantasi kandung kemih selama bertahun-tahun.

Transplantasi yang dilakukan pada awal Mei sejauh ini berhasil, dan dokter mengatakan mereka "puas" dengan pemulihan Larrainzar, meskipun masih banyak yang belum diketahui. Misalnya, bagaimana kandung kemih Larrainzar yang baru akan berfungsi seiring berjalannya waktu dan berapa lama ia perlu mengonsumsi obat penekan kekebalan tubuh untuk mencegah penolakan organ tersebut.

Para dokter berencana untuk melakukan lebih banyak transplantasi kandung kemih sebagai bagian dari uji klinis di UCLA Health, dengan tujuan untuk lebih memahami potensi komplikasi dan membantu pasien yang menderita kondisi kandung kemih yang melemahkan.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.