Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Gibran Pastikan Akses Kesehatan Merata hingga Pelosok

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 08:10 WIB | Oleh:
Wapres Gibran Pastikan Akses Kesehatan Merata hingga Pelosok Doc: Diskominfo Sumut
Ket. Wapres Gibran Rakabuming Raka (tengah) menyaksikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sigompul, Desa Pargaulan, Kecamatan Lintong Nihuta, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (16/5/2025).

HUMBANG HASUNDUTAN - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memastikan pemerataan akses kesehatan hingga pelosok, seperti pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di tingkat Puskesmas.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah mewujudkan pemerataan akses layanan dasar, khususnya di bidang kesehatan," ucap Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution di Puskesmas Sigompul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut, Jumat (17/5).

Wapres mengatakan, program CKG salah satu langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan produktif, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga daerah terpencil.

Untuk itu, lanjut dia, saat ini pentingnya meningkatkan sosialisasi program CKG agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Deteksi dini menjadi kunci dalam mencegah penyakit agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius," tegas Gibran.

Wapres berharap, program CKG ini dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah terpencil dan luar Jawa.

"Pemerataan layanan kesehatan bukan lagi sekadar wacana, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat. Membangun sistem kesehatan primer yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan di seluruh penjuru negeri," ucap Gibran.

Kepala Puskesmas Sigompul Yuhelen Sidabutar melaporkan, bahwa jumlah pengunjung yang memanfaatkan layanan program CKG masih tergolong rendah.

Pihaknya mencatat hanya 62 orang atau rata-rata 2–3 pasien per hari program CKG diluncurkan secara nasional pada 10 Februari hingga kini.

"Sejumlah kendala seperti keterbatasan tenaga medis dan infrastruktur, termasuk jaringan internet yang belum stabil, masih menjadi tantangan di lapangan," kata Yuhelen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.