Sinner Singkirkan Ruud, Gauff Lolos ke Final Usai Duel Epik di Italian Open

Jumat, 16 Mei 2025, 08:00 WIB

ROMA – Petenis unggulan tuan rumah, Jannik Sinner, tampil luar biasa saat mengalahkan Casper Ruud 6-0, 6-1 untuk melaju ke semifinal Italian Open 2025. Sementara itu, Coco Gauff harus berjuang keras lebih dari tiga setengah jam sebelum memastikan tiket ke final setelah mengalahkan Zheng Qinwen dalam laga dramatis tiga set.

Gauff akan menghadapi harapan tuan rumah lainnya, Jasmine Paolini, di partai puncak putri yang digelar Sabtu (18/5) malam waktu setempat. Petenis Amerika Serikat berusia 21 tahun itu menang dengan skor ketat 7-6(3), 4-6, 7-6(4) dalam duel yang dipenuhi 156 unforced error dan 15 double fault dari Gauff sendiri.

Ket. Foto: Petenis unggulan tuan rumah, Jannik Sinner, tampil luar biasa saat mengalahkan Casper Ruud 6-0, 6-1 di perempat final Italian Open, Jumat (16/5) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Kemenangan telak Sinner hanya berlangsung satu jam lebih sedikit, mengirim pesan tegas bahwa dia kembali ke performa terbaiknya usai absen tiga bulan karena sanksi doping. Di laga ini, Ruud—yang baru saja menjuarai Madrid Masters—hanya mampu mencuri satu game dari petenis Italia berusia 23 tahun itu.

“Saya merasa luar biasa hari ini di lapangan," kata Sinner usai pertandingan. "Semua aspek permainan saya berjalan lancar—servis, return, pergerakan. Ini tanda positif buat saya.”

Pukulan telak Sinner membuat penonton di Centre Court bersorak... justru untuk Ruud, saat akhirnya berhasil mempertahankan servis untuk pertama kalinya di set kedua. Ruud sendiri mengakui superioritas lawan: “Dia seperti tembok yang mengembalikan bola dengan kecepatan 160 km/jam terus-menerus,” ujarnya.

Sinner akan menghadapi Tommy Paul di semifinal Jumat malam. Paul sebelumnya mengalahkan Hubert Hurkacz 7-6(4), 6-3. Bila Sinner menang, dia berpeluang bertemu Carlos Alcaraz di final impian publik Roma, dengan Alcaraz akan menghadapi Lorenzo Musetti di semifinal lainnya.

Sementara itu, sebagian besar penonton telah meninggalkan arena usai menyaksikan dominasi Sinner, menyisakan tribun kosong saat Gauff berduel sengit melawan Zheng. Pertandingan berlangsung hingga lewat tengah malam.

“Saya sudah siap pulang,” kelakar Gauff. “Sulit mencari ritme, apalagi malam hari dan permukaan lambat. Saya hanya mencoba bertahan sebisa mungkin.”

Gauff sempat frustrasi dengan permainannya, tapi tetap berhasil meraih kemenangan ketiganya secara beruntun atas Zheng, yang merupakan peraih emas Olimpiade.

Di sisi lain, Jasmine Paolini mengukir sejarah sebagai petenis Italia ketiga yang mampu lolos ke final tunggal putri di Foro Italico, menyusul jejak Sara Errani (2014) dan Raffaella Reggi (1985). Dia mengalahkan Peyton Stearns 7-5, 6-1 dan kini berpeluang menjadi juara Italia pertama dalam 40 tahun.

“Saya merasa seperti diberi kehormatan bisa sampai di titik ini,” kata Paolini. “Saya berkembang agak terlambat sebagai pemain tenis, tapi setiap orang punya jalannya sendiri.”

Paolini juga masih berpeluang mencetak double gelar di Roma, karena masih bertahan di sektor ganda putri bersama Sara Errani dan akan tampil di semifinal melawan Mirra Andreeva/Diana Shnaider

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.