Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Belanda Kolaborasi Hortikultura Berbasis “Greenhouse”

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
RI-Belanda Kolaborasi Hortikultura Berbasis “Greenhouse” Doc: istimewa
Ket. Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian RI - Dengan Belanda kita akan kerja sama hortikultura. Jadi kita kerja sama di bidang itu. Dan ini sangat bagus karena Belanda ahli bidang hortikultura.

Jakarta - Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Belanda membangun kolaborasi pengembangan hortikultura berbasis teknologi greenhouse untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan produksi buah serta sayuran di kedua negara.

"Dengan Belanda kita akan kerja sama hortikultura. Jadi kita kerja sama di bidang itu. Dan ini sangat bagus karena Belanda ahli bidang hortikultura," kata Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam jumpa pers seusai menerima kunjungan Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen di Jakarta, Rabu (14/5).

Seperti dikutip dari Antara, Amran menyampaikan bahwa hal itu telah dimulai di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara dan Purwakarta di Jawa Barat melalui pembangunan seed center sebagai langkah awal akselerasi pengembangan hortikultura yang modern, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan nilai tambah hasil tani.

Mentan menyebut Belanda sebagai negara ahli hortikultura yang telah membuktikan efektivitas teknologi greenhouse, mampu meningkatkan hasil panen hingga 10 kali lipat dibandingkan metode pertanian konvensional di lahan terbuka.

Meski demikian, pemerintah menilai pentingnya pengkajian ulang terhadap harga komoditas hortikultura karena Indonesia memiliki keunggulan iklim tropis dan biaya produksi rendah di lahan terbuka yang sangat luas dan subur.

"Tapi saya katakan ini perlu kita kaji masalah harga, harga komoditasnya. Kenapa? negara kita kan sangat luas dan biayanya murah kalau kita di daerah yang terbuka, karena iklim kita sangat bagus," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan kolaborasi tidak hanya mencakup investasi fisik, namun juga transfer teknologi dan pengetahuan yang memungkinkan kedua negara saling belajar serta mengembangkan potensi masing-masing secara seimbang dan saling menguntungkan.

Menurut Amran, Indonesia memiliki keunggulan komparatif berupa luas lahan, iklim tropis, serta tanah subur yang menjadikannya negara potensial dalam pengembangan pertanian modern berbasis teknologi maju seperti greenhouse.

Potensi pengembangan hortikultura berbasis greenhouse di Indonesia dinilai sangat menjanjikan karena dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang investasi serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pertanian global.

Misi Ekonomi

Sementara itu, Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen mengatakan Belanda sebagai negara agrikultur dengan teknologi tinggi, sangat ingin bekerja sama dengan Indonesia di bidang hortikultura, daging dan buah.

Dia mengatakan pada bulan Juni mendatang, Belanda akan mengirim misi ekonomi ke Indonesia yang dipimpin Menteri Perdagangan dan Wakil Menteri Pertanian Belanda bersama lebih dari 30 perusahaan hortikultura.

Misi tersebut bertujuan membangun kerja sama investasi di sektor pangan dan pertanian, termasuk berbagi teknologi rumah hijau yang dimiliki Belanda untuk mendukung pengembangan hortikultura Indonesia.

Dubes Belanda mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan Mentan Amran dan menyambut baik kerja sama tersebut, serta berharap lebih banyak investasi dapat masuk ke sektor pertanian Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Presiden Serbia Aleksandar ...

Trump Tawarkan Tiongkok Membeli Senjata Buatan AS

35 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Tawarkan Tiongkok Mem...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.