Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian OKU Bentuk Tim Pengawas Hewan Kurban

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 22:25 WIB | Oleh:
Dinas Pertanian OKU Bentuk Tim Pengawas Hewan Kurban Doc: Antara
Ket. Tim dokter Dinas Pertanian OKU memeriks???????a kelayakan hewan kurban.

Baturaja - Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan membentuk tim pengawas hewan kurban yang diperjualbelikan di wilayah setempat menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Pertanian OKU, Husmin melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ermuni Saurimin di Baturaja, Kamis, mengatakan bahwa tim pengawas ini dibentuk untuk memastikan hewan ternak sapi ataupun domba layak dijual pedagang.

"Tim pengawasan dan pengendalian hewan kurban dibentuk untuk memastikan kesehatan hewan sebelum dilakukan penyembelihan hingga pasca pemotongan," katanya.

Dia mengatakan, tim tersebut mengawali pengawasan di lokasi lapak jual beli hewan kurban dengan memberikan edukasi bagaimana menjaga kebersihan kandang dan pangan yang disediakan agar penyakit-penyakit yang sering kali menyerang hewan bisa dicegah dan dikendalikan.

"Kita cek kesehatan sejak hewan di kandang, penyembelihan sampai pasca penyembelihan dengan melihat kondisi daging dan jeroannya apakah layak dikonsumsi masyarakat," tegasnya.

Dalam pengawasan tersebut melibatkan tenaga dokter hewan untuk memastikan kesehatan hewan kurban dari berbagai penyakit sebelum disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.

Menurut dia, kasus penyakit PMK, lato-lato, atau LSD masih menyebar di sejumlah daerah sehingga pemeriksaan hewan dan mengawasi lalu lintas hewan ternak baik yang masuk maupun ke luar Kabupaten OKU perlu dilakukan.

Pasar-pasar hewan juga menjadi fokus pengawasan kesehatan hewan kurban untuk mengantisipasi penyebaran penyakit dari luar daerah.

"Sejauh ini di OKU belum ditemukan adanya kasus penyakit hewan. Namun meskipun demikian upaya antisipasi perlu dilakukan sedini mungkin," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.