Trump Tuding Uni Eropa Berlaku Tak Adil dan Lebih Nakal Dibanding Tiongkok

Rabu, 14 Mei 2025, 01:10 WIB

WASHINGTON - Setelah sukses memaksa mitra-mitra dagangnya baik negara tetangganya seperti Kanada dan Meksiko, maupun mitranya di kawasan Asia seperti, Tiongkok, Jepang dan Korsel serta Indonesia, Thailand dan Vietnam, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kini mulai menggarap sekutunya dari Uni Eropa. 

Trump kepada wartawan di Washington, Senin (12/5) mengatakan bahwa Uni Eropa sebenarnya jauh lebih nakal karena sulit diajak berurusan dalam banyak dibanding dengan Tiongkok, terutama dalam bidang perdagangan.

Ket. Foto: Bendera Amerika Serikat dan Uni Eropa (kanan). — Sumber: Sergei GAPON/AFP

“Uni Eropa dalam banyak hal lebih nakal daripada Tiongkok, oke, dan kami baru saja memulai dengan mereka,” kata Trump.

“Posisi mereka (Uni Eropa) akan banyak turun nanti. Anda lihat saja. Kami memiliki semua kartu,” katanya.

Trump mengemukakan bahwa blok perdagangan di benua Eropa tersebut telah memperlakukan Amerika Serikat sangat tidak adil.

“Mereka menjual 13 juta mobil kepada kami. Kami tidak menjual satu pun kepada mereka,” jelasnya.

“Mereka menjual produk pertanian mereka kepada kami. Kami hampir tidak menjual apa pun kepada mereka,” tambah Trump.

“Mereka tidak mengambil produk kami. Itu memberi kami semua kartu, dan (itu) sangat tidak adil sehingga mereka harus membayar lebih banyak untuk perawatan kesehatan dan kami harus membayar lebih sedikit,” paparnya.

Komisaris Eropa untuk Perdagangan, Keamanan Ekonomi, Hubungan Antarlembaga, dan Transparansi, Maros Sefcovic, pada pekan lalu mengatakan AS tengah mempersiapkan lebih banyak tindakan tarif terhadap Uni Eropa meskipun saat ini ada periode jeda waktu selama 90 hari.

Sebagai informasi, Uni Eropa sebelumnya memprioritaskan negosiasi dengan Washington, karena mereka memiliki hubungan perdagangan dan investasi terbesar di dunia dengan volume tahunan lebih dari 1,7 triliun dollar AS atau sekitar 28.554 triliun rupiah.

Data yang dihimpun Anadolu menyebutkan ekspor uni Eropa ke AS pada tahun lalu mencapai 605,8 miliar dollar AS atau sekitar 10.175,6 triliun rupiah, sedangkan ekspor AS ke blok tersebut mencapai 379,9 miliar dollar atau 6.381,1 triliun rupiah.

Uni Eropa pun mencatatkan surplus sebesar 225,8 miliar dollar AS atau 3.792,7 triliun rupiah yang menyebabkan Trump tidak senang dengan defisit perdagangan tersebut.

Penangguhan Tarif

Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen menyambut baik penangguhan tarif sebagai langkah penting menuju stabilisasi, dengan mencatat bahwa Uni Eropa berkomitmen terhadap negosiasi.

Sumber-sumber Uni Eropa mengatakan tarif Washington akan memengaruhi ekspor Uni Eropa senilai 380 miliar euro atau 7.251,8 triliun rupiah), sementara tarif 70 persen pada ekspor Uni Eropa akan menghasilkan pajak tahunan sekitar 91,2 miliar dollar atau 1.531,8 triliun rupiah.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.