Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sengketa Lahan SD 10 Karanggondang, Pemkab Jepara Ambil Langkah Penyelesaian

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 10:03 WIB | Oleh:
Sengketa Lahan SD 10 Karanggondang, Pemkab Jepara Ambil Langkah Penyelesaian Doc: Antara Foto
Ket. Menyelesaikan permasalahan sengketa lahan SD Negeri 10 Karangggondang, Kecamatan Mlonggo

Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berupaya untuk segera menyelesaikan permasalahan sengketa lahan SD Negeri 10 Karangggondang, Kecamatan Mlonggo, karena terancam ditutup paksa oleh warga yang mengaku sebagai ahli waris pemilik lahan.

Bupati Jepara Witiarso Utomo di Jepara, Selasa, mengungkapkan pihaknya segera mengupayakan menyelesaikan polemik tersebut. 

Bahkan, kata dia, mediasi juga dilakukan di Balai Desa Karanggondang pada Selasa (13/5), yang dihadiri Kepala Disdikpora Ali Hidayat, Kepala Diskominfo Arif Darmawan, Camat Mlonggo Sulistiyo. 

Hadir Petinggi atau Kepala Desa Karanggondang Ali Ronzi, Kepala Sekolah SDN 10 Karangggondang Suyadi, perwakilan ahli waris Mawarji, dan dari Satkordikcam Mlonggo.

Dalam pertemuan tersebut, semua pihak sepakat untuk menjaga kenyamanan para guru dan anak-anak dalam proses belajar mengajar. Sebelumnya anak-anak kurang nyaman dalam menuntut ilmu, karena lapangan di halaman sekolah yang biasanya untuk bermain dan berolahraga ditanami pohon pisang.

Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara Ali Hidayat menyampaikan Pemkab Jepara akan mencari solusi terbaik untuk SDN 10 Karanggondang, termasuk proses belajar mengajar agar tetap berjalan. 

"Intinya Bupati segera upayakan penyelesaian SDN 10 Karanggondang. Untuk pohon pisang, nanti sore sudah dibersihkan, dan paginya bisa digunakan anak-anak berolahraga," ujarnya. 

Kepala SDN 10 Karanggondang Suyadi mengatakan SD di Karanggondang tersebut dahulunya merupakan SD Inpres. Sedangkan bangunan sekolah berdiri di atas lahan sekitar 2.800 meter persegi yang berada satu kompleks dengan tanah milik ahli waris tersebut.

Dengan sengketa yang berlarut-larut, pihak sekolah semakin resah. Nasib 98 siswa yang kini belajar di sana merasa tidak nyaman. Untuk itu, Suyadi hanya bisa berharap agar pemerintah turun tangan supaya sekolah bisa diselamatkan.

"Kami berharap Pemkab Jepara turun tangan, supaya SDN 10 Karanggondang bisa diselamatkan. Semoga bangunan ini tetap kokoh berdiri, demi anak-anak bersekolah dengan nyaman," ujarnya.

Petinggi Karanggondang Ali Ronzi menjelaskan masalah ini bisa diselesaikan secara baik-baik sehingga ada titik temu, dan para guru yang mengajar dan anak-anak yang bersekolah tetap nyaman.

"Semua pihak sudah sepakat demi kenyamanan kegiatan belajar mengajar di SDN 10 Karanggondang," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan ahli waris, Marwaji mengungkapkan pihaknya hanya ingin penyelesaian dari Pemkab Jepara sehingga ahli waris mendapatkan haknya.

"Kami mewakili ahli waris atas nama Mbah Surip, hanya ingin mendapatkan hak atas lahan tersebut," ujarnya.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.