Sidang P Diddy Berlanjut, Jaksa Putar Video Cassie Ventura, Saksi Ungkap Kekerasan Mengerikan
Selasa, 13 Mei 2025, 10:13 WIBNEW YORK - Ruang sidang menjadi sunyi senyap saat rekaman video Sean "Diddy" Combs memukul, menendang, dan menyeret pacarnya saat itu mulai diputar di hadapan juri di pengadilan New York.
Video tersebut sudah ditonton di seluruh dunia tetapi memiliki keseriusan baru ketika diputar di hadapan juri di pengadilan yang akan menentukan masa depannya.
Jaksa memutar rekaman itu berulang kali saat menginterogasi Israel Florez, seorang polisi yang pada tahun 2016 bertugas sebagai petugas keamanan saat terjadi pertikaian dengan Combs, yang dapat menjadi titik krusial selama persidangan pemerasan dan perdagangan seks federal terhadap tokoh musik ternama itu.
Keluarga Combs, termasuk putri kembarnya yang berusia 18 tahun, menyaksikan dengan tenang pada hari Senin ketika jaksa memutar rekaman mengerikan itu berulang kali.
"Dia terus saja mengatakan ingin pergi," kata Florez tentang Casandra "Cassie" Ventura, penyanyi yang saat itu sedang berkencan dengan Combs dan diperkirakan akan bersaksi di persidangan paling cepat pada hari Selasa.
Tampak tegang tetapi sangat waspada, Combs menyimak saat petugas keamanan menceritakan upaya sang seniman menyuapnya dengan segepok uang agar bungkam terkait insiden di hotel di Los Angeles.
Taipan yang merupakan tokoh kunci dalam dunia hip hop era 1990-an dan 2000-an itu dituduh menjalankan jaringan seks kriminal yang menegakkan kekuasaannya dengan pembakaran, penculikan, penyuapan, dan kerja paksa.
"Dia terkadang menyebut dirinya raja," kata jaksa Emily Johnson dalam pernyataan pembukaan.
"Dan dia berharap diperlakukan seperti itu."
Combs membantah semua tuduhan, dan tim pembelanya mengatakan tindakan seks itu dilakukan atas dasar suka sama suka.
CNN merilis rekaman keamanan pertemuan di hotel yang melibatkan Combs dan Ventura tahun lalu, dan sejumlah juri mengatakan saat proses seleksi di persidangan bahwa mereka mengetahuinya.
Namun kesaksian pada hari Senin itu menyertakan rincian baru, seperti foto vas bunga yang pecah, yang menurut Florez ia temukan meringkuk di sebelahnya.
Florez mengatakan Combs menatap dengan tatapan jahat saat petugas keamanan tiba di tempat kejadian.
Ia menambahkan dirinya menawarkan diri untuk menelepon polisi, tetapi tidak jadi karena Ventura, yang ia gambarkan memiliki mata "ungu", berulang kali bersikeras bahwa dirinya hanya ingin pergi.
Kesaksian Florez diikuti oleh kesaksian Daniel Phillip, seorang pria berusia 41 tahun yang mengelola acara "tarian pria" di New York.
Ia mengatakan pertama kali bertemu Ventura dan Combs pada tahun 2012, setelah ia dipanggil untuk tampil di sebuah pesta lajang.
Dia tiba di Hotel Gramercy, Manhattan, dengan harapan bisa melakukan striptis cepat di depan sekelompok wanita yang sedang berpesta, katanya.
Namun sebaliknya Ventura, yang mengenakan lingerie renda merah dipadukan dengan sepatu hak tinggi, wig merah dan kacamata hitam, membuka pintu.
Maka dimulailah hubungan Phillip dengan pasangan terkenal itu, sebuah pertemuan yang dimulai dengan sang penari memijat Ventura dengan baby oil dan diakhiri dengan seks sementara Combs yang bertopeng menonton di sudut.
Phillip secara rutin menerima bayaran dari pasangan itu mulai dari $700 hingga $6.000, katanya kepada juri.
Sepanjang kesaksian Phillip yang terkadang sangat mengerikan, anggota keluarga Combs, termasuk putri kembarnya yang berusia 18 tahun, meninggalkan ruangan.
Phillip mengatakan antusiasmenya terhadap hubungan tersebut memudar setelah pertama kalinya ia menyaksikan Combs memukul dan menarik rambut Ventura.
"Saya terkejut," kata Phillip. "Itu terjadi tiba-tiba. Saya takut."
Phillip mengatakan dia mendesak Ventura untuk keluar -- tetapi Ventura bersikeras dia akan baik-baik saja.
Setelah menyaksikan pelecehan Combs, Phillip mengatakan dia mulai merasa sulit melakukan hubungan seksual di depannya.
Ketika ditanya mengapa dia tidak menelepon polisi, Phillip mengatakan "dia adalah seseorang dengan kekuasaan tak terbatas."
"Combs sebelumnya telah mengambil foto kartu identitas Phillip "hanya untuk asuransi," kata penari itu.
"Saya mengerti bahwa dia sedang mengancam saya."
Kesaksian Phillip akan dilanjutkan pada hari Selasa.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Rumah Dinas Wagub Babel Jadi Rumah Singgah, Warga Sambut Gembira
-
Produksi susu perah kambing Sapera
-
Sidang Masuki Tahap Akhir, Nasib Sean 'Diddy' Combs di Tangan Juri
-
Harga Tiga Produk Emas di Pegadaian Kamis Ini Fluktuatif
-
Transformasi Ekonomi Berbasis Digital, Pemkot Surabaya Komitmen Lindungi Masyarakat Dari Jerat Pinjol
-
P Diddy Minta Keluar dari Penjara Sambil Menunggu Vonis, Hakim Tolak Mentah-mentah
-
Hadapi Sidang Putusan, Sean Diddy Combs Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.