Ini Penyebab Persebaya Surabaya Gagal Raih Poin Penuh Lawan Semen Padang
Senin, 12 Mei 2025, 13:58 WIBSURABAYA - Asisten pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi mengatakan, penyelesaian akhir menjadi salah satu kendala utama timnya kembali gagal meraih poin penuh saat menjamu Semen Padang, yang berakhir 1-1, di Liga 1 Indonesia 2024-2025.
âYa, lagi-lagi itu (penyelesaian akhir-red). Kami akan evaluasi dan perbaiki dalam latihan. Sudah tiga kali imbang, jadi kami akan fokus lagi untuk meraih poin penuh di dua laga terakhir,â kata Uston pada konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (11/5) malam.
Meski kecewa dengan hasil imbang, Uston tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang tampil maksimal dalam laga pekan ke-32 Liga 1 Indonesia itu.
Menurut dia, seluruh elemen tim telah berusaha keras baik dalam sesi latihan maupun saat pertandingan berlangsung. Ia juga menekankan bahwa semua pihak memiliki keinginan kuat untuk menang, terlebih ketika bermain di kandang sendiri.
âSemua ingin menang, tidak ada yang ingin kalah. Apalagi ini di rumah kami sendiri,â tutur mantan gelandang tim nasional Indonesia tersebut.
Menanggapi keputusan wasit yang menganulir gol Dejan Tumbas karena dianggap offside, Uston enggan memperpanjang perdebatan dan menyerahkan sepenuhnya pada teknologi video assistant referee (VAR).
âSaya tidak mau komentar soal wasit. VAR menyatakan offside, kita bisa apa,â kata Uston.
Sementara itu, kapten tim Persebaya Bruno Moreira turut mengakui bahwa laga berlangsung sulit, terutama di babak pertama akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung.
âPertandingan sulit, terutama di awal karena hujan. Tapi kami tetap berusaha untuk meraih tiga poin. Semua orang kecewa karena bermain di kandang, tapi tidak bisa menang,â kata Bruno.
Dia menekankan pentingnya evaluasi, mengingat timnya kembali gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang diciptakan menjadi gol. Hal tersebut, menurutnya, tidak boleh terulang di dua pertandingan tersisa.
âKami kehilangan banyak peluang, dan itu tidak boleh sering terjadi. Kami tahu kadang hal itu bisa terjadi, tapi tidak boleh menjadi kebiasaan,â ujar pemain asal Brasil tersebut.
Bruno juga menyatakan bahwa meskipun cuaca sempat mengganggu ritme permainan, hal itu bukan alasan utama kegagalan tim.
âKami adalah pemain profesional, jadi harus siap dalam segala situasi. Malangnya, kami tidak bisa memaksimalkan setiap peluang yang ada,â tuturnya.
- jatim
- semen padang
- liga 1 indonesia
- jawa timur
- persebaya surabaya
- uston nawawi
- stadion gelora bung tomo
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan
-
Gunung Semeru Erupsi Terus Menerus Jumat Malam, Warga Diminta Waspada
-
Wajah Ikonis Kota Bandung Tercoreng, Kolong Jembatan Pasupati Penuh Sampah Menumpuk
-
Berbasis AI, Indo Premier Luncurkan Pembaruan Aplikasi IPOT X
-
Hari Jadi Ke-81 Ditandai dengan Semangat Pembangunan Berkelanjutan di Jatim
-
Bukan Sekedar Nostalgia, Avengers: Endgame Encore: Trailer Baru, Easter Egg dan Alasan Marvel Rilis Kembali Endgame
-
Wagub Rano Karno Dorong Jakarta Belajar dari Budaya Korea untuk Jadi Kota Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.