- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Puji 'Perubahan Tota...
Trump Puji 'Perubahan Total' dalam Hubungan Dagang AS-Tiongkok
Minggu, 11 Mei 2025, 09:06 WIBWASHINGTON - Presiden AS Donald Trump memuji "perubahan total" dalam hubungan dagang AS-Tiongkok, menjelang hari kedua perundingan antara pejabat tinggi Washington dan Beijing untuk meredakan ketegangan perdagangan yang dipicu oleh penerapan tarif agresifnya.
Dalam unggahan Truth Social pada Minggu (11/5) pagi, Trump memuji diskusi yang "sangat bagus" dan menganggapnya sebagai "perubahan total yang dinegosiasikan dengan cara yang bersahabat, namun konstruktif."
Hari kedua pertemuan tertutup antara Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Perwakilan Dagang Jamieson Greer, dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng akan dimulai kembali pada pagi hari, menurut seorang sumber yang mengetahui perundingan tersebut yang tidak berwenang untuk berbicara di depan umum.
"Perundingan ini mencerminkan bahwa keadaan hubungan dagang saat ini dengan tarif yang sangat tinggi ini pada akhirnya tidak menguntungkan Amerika Serikat maupun Tiongkok," kata kepala ekonom global Citigroup Nathan Sheets kepada AFP.
Perundingan tersebut merupakan pertama kalinya pejabat senior dari dua ekonomi terbesar dunia bertemu langsung untuk membahas topik perdagangan yang pelik sejak Trump mengenakan tarif baru yang tinggi pada Tiongkok bulan lalu, yang memicu pembalasan keras dari Beijing.
Pungutan yang dikenakan Trump pada raksasa manufaktur Asia sejak awal tahun saat ini berjumlah 145 persen, dengan bea masuk kumulatif AS pada beberapa barang Tiongkok mencapai 245 persen yang mengejutkan.
Sebagai balasan, Tiongkok mengenakan tarif 125 persen pada barang-barang AS, yang memperkuat apa yang tampaknya hampir menjadi embargo perdagangan antara kedua negara.
"Ini adalah proposisi yang merugikan semua pihak untuk memiliki tarif setinggi ini," kata Sheets, yang sebelumnya adalah wakil menteri keuangan AS untuk urusan internasional.
Menjelang pertemuan tersebut, Trump memberi isyarat bahwa ia mungkin akan menurunkan tarif, dengan mengisyaratkan di media sosial bahwa "Tarif 80% pada Tiongkok tampaknya tepat!"
Namun, sekretaris persnya Karoline Leavitt kemudian mengklarifikasi bahwa Amerika Serikat tidak akan menurunkan tarif secara sepihak, Tiongkok juga perlu membuat konsesi.
- Donald Trump
- Tiongkok
- hubungan dagang
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
-
KP2MI Targetkan 500 Ribu Talenta Lewat Program SMK Go Global hingga 2029
-
Trump Izinkan Perusahaan Swasta AS Jalankan Serangan Siber terhadap Organisasi Kriminal Asing
-
Sabalenka Mengejar Kebangkitan di Toronto
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.