Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

makin cantik, wisata Kebun Raya Kendari gaet kunjungan wisatawan

📅 Minggu, 11 Mei 2025, 12:50 WIB | Oleh:
makin cantik, wisata Kebun Raya Kendari gaet kunjungan wisatawan Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Kawasan Kebun Raya Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kendari -- Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menata Kawasan Wisata Kebun Raya di Kelurahan Anduonuhu Kecamatan Poasia Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk menarik kunjungan wisatawan dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Wakil Wali Kota Kendari Sudirman saat ditemui di Kendari, Minggu, mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap sejumlah fasilitas sarana dan prasarana di Kebun Raya.

"Alhamdulillah setelah dicat dan pohon-pohonnya dipangkas rapi, dilakukan pembersihan, rumput apa segala itu masyarakat sudah banyak berdatangan," kata Sudirman.

Ia menyebutkan dalam satu pekan terakhir ini pihaknya fokus untuk membangun kolam permandian dengan membuat tanggul dari bebatuan yang disusun agar anak-anak bisa mandi-mandi dan berenang di Kebun Raya itu.

"Bahkan juga ada di area atas itu bisa orang dewasa (mandi di kolam). Saya malah hampir setiap hari sekarang sudah mandi-mandi di sini," ujarnya.

Sudirman menjelaskan berdasarkan data kunjungan di Kebun Raya itu saat ini dinilai berhasil menarik kunjungan wisatawan. Bahkan, kunjungan itu naik hingga 500 persen.

Hal itu terlihat dari data omzet yang diraup oleh pengelola Kebun Raya Kendari, yang mana pada hari-hari sebelumnya itu cuman bisa mengumpulkan sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta, tetapi, saat ini bisa mencapai Rp4 juta.

"Itu untuk bukan hari libur ya, belum lagi kalau sudah libur weekend (akhir pekan)," jelas Sudirman.

Ia optimistis kenaikan kunjungan di Kebun Raya itu nantinya bisa mencapai 1.000 persen apabila sudah dilakukan penataan dengan bagus.

Sudirman mengungkapkan, pihaknya ke depan memaksimalkan objek wisata itu sehingga bisa memunculkan efek ganda, karena apabila jumlah kunjungan itu terus meningkat dan bisa menarik perhatian wisatawan akan meningkatkan pendapatan bagi hotel-hotel dan pelaku UMKM.

"Di sini mungkin nanti ada tenunan, kita akan simpan di sini dan pelaku UMKM kita akan simpan dia punya produk di sini. Intinya tempat ini bisa memberi efek ganda bagi semua," ungkap Sudirman.

Ia menambahkan berdasarkan hasil diskusi dengan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, mereka mencari cara agar hewan-hewan endemik bisa masuk ke area Kebun Raya itu agar menambah penarik di kawasan wisata tersebut.

"Contoh ada mungkin kera bisa masuk di sini dan mereka berkeliaran, juga burung unta di sini, itu rencana ke depannya seperti itu," tambah Sudirman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Pesta ...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.